KKB Papua

Kesaksian Pendeta Jupinus Wama Soal KKB yang Jadi Viral: Mereka Juga Memerkosa

Aksi kombatan kelompok kriminal bersenjata (KKB) di wilayah pegunungan Papua tak sepenuhnya didukung oleh warga setempat.

Editor: Roy Ratumakin
Tribun-Papua.com/Istimewa
Aktivitas aparat kepolisian di Distrik Beoga, Kabupaten Puncak, Papua. (Dok Pribadi Ipda Ali Akbar) 

TRIBUN-PAPUA.COM – Aksi kombatan kelompok kriminal bersenjata (KKB) di wilayah pegunungan Papua tak sepenuhnya didukung oleh warga setempat.

KKB selama ini mengaku bahwa aksi mereka selalu didukung oleh warga karena ulah aparat TNI-Polri yang semena-mena.

Argumentasi tersebut terbantahkan saat Pendeta Jupinus Wama angkat suara soal kebiadapan yang dilakukan KKB khususnya di wilayah Beoga, Kabupaten Intan Jaya, Papua.

Baca juga: Masih Ingat Pratu Lucky Matuan yang Bergabung ke KKB? Ini Kisahnya!

Kata Pendeta Jupinus Wama, KBB tak hanya menyerang TNI-Polri tetapi juga menyasar siapa saja yang baginya menghalang-halangi apa yang hendak dilakukan.

Tak hanya remaja, pemuda dan orang dewasa, tetapi anak-anak tak berdosa, juga diperlakukan sama kejamnya.

Bahkan anak-anak gadis dan anak-anak dibawah umur direnggut kehormatannya oleh para pria yang tergabung dalam kelompok tersebut.

 

 

Pendeta Jupinus Wama diketahui sudah lama memberikan pelayanan kepada umat di Distrik Beoga.

Dalam masa pelayanan itulah, Pendeta Jupinus Wama menemukan banyak masalah yang membelenggu masyarakat setempat.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Papua
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved