Nasional

Pasca Mudik, Seminggu PNS Kerja dari Rumah, Kok Malah Diberi Kelonggaran Lagi?

Selain menambah libur sekolah bagi peserta didik, Pegawai Negeri Sipil (PNS) hingga karyawan swasta juga diberikan kelonggaran.

Istimewa
Ilustrasi Pegawai Negeri Sipil (PNS). 

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA- Pemerintah menyiapkan berbagai skenario kurangi macet arus balik mudik Lebaran.

Selain menambah libur sekolah bagi peserta didik, Pegawai Negeri Sipil (PNS) hingga karyawan swasta juga diberikan kelonggaran.

Kelonggaran diberikan berupa kerja dari rumah atau Work From Home (WHF) selama seminggu.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memprediksi kemacetan akan terjadi selama arus balik.

Baca juga: 9 Pimpinan OPD Pemkab Merauke Diberhentikan

Makanya, kebijakan WFH diterapkan agar membantu mengurangi kemacetan arus balik mudik Lebaran.

Senada dengan Listyo Sigit, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB), Tjahjo Kumolo, juga memberi arahan kepada seluruh pejabat pembina kepegawaian (PPK) agar mengatur jadwal WFH pada instansi masing-masing.

Durasi WFH dapat diterapkan selama satu minggu setelah puncak arus balik lebaran, yakni mulai 9 Mei 2022.

“Saya setuju dengan pendapat Kapolri agar instansi pemerintah menerapkan kebijakan WFH. Seluruh PPK diharapkan mengatur pembagian jadwal agar penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan,” ujar Tjahjo Kumolo, Jumat (6/5/2022), dikutip dari laman resmi menpan.go.id.

Baca juga: Akui Pelayanan Mudik Belum Maksimal, Menhub: Mohon Maaf Belum Bisa Penuhi Harapan Semua Pihak

Kebijakan WFH ini, kata Menteri Tjahjo, tidak akan mengganggu pelayanan, baik itu pada urusan administrasi maupun layanan pemerintahan lainnya.

Pasalnya, saat ini instansi pelayanan telah menerapkan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE).

Libur Sekolah Diperpanjang

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbud Ristek) terpaksa harus memperpanjang masa liburan sekolah bagi peserta didik.

Ini dilakukan usai berkoordinasi dengan pemerintah Provinsi DKI Jakarta, Jawa Barat dan Banten untuk memberikan fleksibilitas penambahan masa libur sekolah selama tiga hari, yang semula masuk sekolah 9 Mei 2022 menjadi 12 Mei 2022.

Lebih lanjut, pemerintah provinsi telah berkoordinasi dengan pemerintah kabupaten/kota di wilayah masing-masing.

Baca juga: Hanya di Indonesia, Macet Perpanjang Libur Sekolah, Muhadjir Effendy Buka Suara

Keputusan ini akan disosialisasikan oleh pemerintah daerah untuk diterapkan sebagaimana mestinya.

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy menyebut, keputusan merubah jadwal masuk sekolah setelah Lebaran 2022 adalah langkah yang tepat.

Dia mengatakan, langkah merubah jadwal masuk sekolah ini untuk menghindari kemacetan parah di puncak arus balik yang akan terjadi pada 6 hingga 8 Mei 2022.

"Perubahan tanggal masuk sekolah setelah libur lebaran ini diharapkan dapat mengurangi kepadatan lalu lintas pada arus balik Lebaran 2022," ujar Menko PMK dilansir dari rilis resmi.

"Mudah-mudahan kebijakan ini bisa mengatasi kemacetan dan kepadatan lalu lintas yang kita khawatirkan terjadi di puncak arus balik," ucapnya. (*)

Sumber: Tribun Papua
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved