Tak Diizinkan Polisi Lakukan Long March, Massa Demo Tolak DOB di Manokwari Blokade Jalan 6 Jam

Aksi tolak otsus Papua dan Daerah Otonom Baru (DOB) terjadi di Kelurahan Amban, Distrik Manokwari Barat, Papua Barat, Selasa (10/5/2022).

TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Ilustrasi polisi 

TRIBUN-PAPUA.COM - Aksi tolak otsus Papua dan Daerah Otonom Baru (DOB) terjadi di Kelurahan Amban, Distrik Manokwari Barat, Papua Barat, Selasa (10/5/2022).

Aksi tersebut digelar oleh Solidaritas Mahasiswa dan Rakyat Papua di Manokwari.

Awalnya, massa hendak menemui DPR Papua Barat dan Majelis Rakyat Papua Barat (MRPB) namun tidak diizinkan untuk melakukan long march. 

Mereka akhirnya berhenti di tengah jalan dan melakukan orasi di depan barikade polisi. Massa juga memblokade jalan selama kurang lebih enam jam. 

Baca juga: Penangkapan 7 Orang Pasca-demo Tolak DOB dan Otsus, LBH: Polisi Pakai Dasar Hukum Apa?

Perwakilan dari Dewan Adat Papua (DAP) Wilayah III Doberay, Rokon, mengatakan, massa kecewa lantaran polisi tak memberikan ruang untuk menemui wakil rakyat dan wakil adat.

"Apa yang menjadi aspirasi dalam kehidupan berbudaya di tanah ini. Situasi seperti ini terus dihadapkan oleh kami di negeri sendiri saat hendak menyampaikan aspirasi kepada wakil rakyat," kata Rokon, Senin. 

Menurutnya, jika aksi massa terus dihalangi maka persoalan Papua tak akan dapat diselesaikan. 

"Kami hanya ingin menyampaikan pendapat. Ini bagian dari ketidakadilan yang diberikan kepada kami dari pihak kepolisian," ucapnya.

Baca juga: Massa Demo Tolak DOB dan Otsus di Jayapura Lempari Satu Mobil Milik Warga Hingga Rusak Berat

Sementara itu, Koordinator Aksi, Marcelis Wahafimu mengatakan, aksi yang digelar di Manokwari merupakan aksi nasional di seluruh tanah Papua dalam rangka menolak DOB dan otsus.

"Kami hanya ingin menyampaikan aspirasi menolak DOB dan Otsus di tanah Papua," katanya. 

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved