Talkshow Nasional Tribun Series

Mohamad Lakotani: Papua Barat Kondusif Selama 5 Tahun Terakhir

Wakil Gubernur Papua Barat Mohamad Lakotani menyebutkan Provinsi Papua Barat kondusif selama 5 tahun terkahir.

Penulis: Aldi Bimantara | Editor: Roy Ratumakin
Tribun-Papua.com/Safwan Raharusun
Wakil Gubernur Papua Barat, Mohamad Lakotani. 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Aldi Bimantara

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Dalam Talkshow Nasional Tribun Series, Wakil Gubernur Papua Barat Mohamad Lakotani menyebutkan Provinsi Papua Barat kondusif selama 5 tahun terkahir.

Hal itu dikatakannya, saat menyampaikan pemaparan terkait topik legacy peninggalan Gubernur dan Wakil Gubernur Papua, dalam Talkshow Nasional Tribun Series, yang digelar secara virtual pada Rabu (11/5/2022).

"Daerah selalu kondusif selama 5 tahun terakhir secara umum, dan pembangunan yang dilakukan sesuai dengan kebutuhan real di lapangan antara lain data BPS, menunjukkan bahwa angka pengangguran terbuka di Papua Barat meningkat," jelasnya.

Baca juga: Talkshow Nasional Tribun, Dirjen Otda Kemendagri: Ini Mekanisme Pengangkatan Pejabat Gubernur

Untuk itu, pada masa kepemimpinannya, dalam rangka menyiapkan generasi muda yang terampil dan mampu memasuki dunia kerja, sedang dalam proses membangun balai latihan kerja yang disesuaikan dengan kebutuhan daerah.

"Kebetulan kita juga ada investor besar di bidang Migas, yakni LNG Tangguh yang menyerap tenaga kerja cukup banyak," tandasnya.

 

 

Lakotani menjelaskan, dalam menyiapkan sumber daya manusia yang mampu saat terjun di lapangan pekerjaan, khususnya di LNG Tangguh, yang kemudian bekerjasama dengan Petrotekno di Ciloto Bogor Jawa Barat.

"Dalam rangka menekan angka pengangguran yang cukup tinggi itu, bersama-sama dengan Kapolda, Panglima TNI itu kami menggagas penerimaan Bintara Noken di Polri dan Bintara Otsus di TNI dengan jumlah ribuan," tambahnya.

Demikian juga program-program pemberdayaan dalam bentuk kredit, dikatakan Lakotani pihaknya telah memberikan rangsangan atau stimulan untuk mendorong tumbuhnya kegiatan ekonomi kreatif, terutama untuk masyarakat lokal, khusus OAP.

Baca juga: Ini Sosok Penjabat Gubernur Papua Barat Pilihan Presiden Jokowi

"Tentu dalam pelaksanaannya, kami bekerjasama dengan Bank Indonesia dan ini merupakan bagian dari upaya kami sebagai Pemerintah," tegasnya.

Termasuk pembangunan infrastruktur untuk konektivitas yang tak luput dalam perhatian pihaknya.

"Sejauh ini yang masih belum dan menjadi PR ialah konektivitas Fakfak dan Kaimana karena adanya pembangunan jembatan yang besar dan menelan cukup besar di Papua Barat," tutupnya. (*)

Sumber: Tribun Papua
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved