Breaking News:

Papua Barat Terkini

Geser Dance Flassy, Jokowi Ungkap Alasan Tunjuk Paulus Waterpauw Jadi Pj Gubernur Papua Barat

Awalnya Presiden Joko Widodo melantik langsung Paulus Waterpauw bersama 4 penjabat gubernur lainnya secara virtual.

DOK HUMAS KEMENDAGRI via KOMPAS.COM
Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian bersama Sekda Papua Dance Yulian Flassy usai pelantikan di Kementerian Dalam Negeri, Jakarta, Senin (1/3/2021). 

"Dan kita juga tahu dia memiliki track record di sana.”

“Dia pernah menjadi Kapolda Papua, pernah jadi Kapolda Papua Barat sendiri dan yang penting beliau putra Papua, orang asli Papua," kata dia.

Penjabat Gubernur Papua Barat, Paulus Waterpauw.
Penjabat Gubernur Papua Barat, Paulus Waterpauw. (Istimewa)

Oleh karena itu, dengan segala pengalaman, kemampuan akademik, dan jam terbang, Paulus diharapkan pemerintah dapat menjaga stabilitas politik dan pertahanan di Papua.

Sebagaimana disampaikan Tito, Paulus Waterpauw merupakan putra asli Papua, kelahiran Fakfak, Papua Barat, 25 Oktober 1963.

Kepada Tribun-Papua.com, Anggota DPR RI Dapil Papua, Yan Mandenas, menyebutkan, sejak awal hanya nama Paulus Waterpauw yang didorong ke pemerintah pusat untuk menjabat Pj Gubernur Papua Barat.

Baca juga: MRP Bawa Aspirasi Tolak DOB ke Jokowi, Yan Mandenas Protes: Sarat Kepentingan Politik Praktis!

“Kita tidak ada pilihan lain, selain Paulus Waterpauw untuk menjadi Pj Gubernur Papua Barat,” ungkap Yan Mandenas kepada Tribun-Papua.com via telepon, Rabu (11/5/2022).

Mandenas memang tegas menyebut sosok yang diinginkan menjadi Pj Gubernur Papua Barat haruslah putra daerah asli orang Papua (OAP).

Demikian, Paulus Waterpauw adalah jawabannya.

Dengan keputusan Presiden Jokowi menunjuk Deputi BNPP Kemendagri itu sebagai Pj Gubernur Papua Barat, maka semua masyarakat harus mendukung.

Baca juga: Jokowi Bertemu Bos Twitter di AS, Ini Sosok Paling Berjasa Mempertemukan Keduanya

Kata Mandenas, DPR juga akan memberikan dukungan kepada pemerintah dalam setiap keputusan menyangkut penjabat gubernur maupun penjabat bupati/wali kota se-Papua dan Papua Barat dalam agenda besar Pemilu 2024, termasuk Pilpres dan Pilkada.

“Dengan jabatan Pj Gubernur Papua Barat, maka harus mampu memegang tanggung jawab sebagai pemimpin daerah dalam menjaga perputaran roda pemerintahan dan pelayanan kemasyarakatan, namun juga mempersiapkan secara matang agenda Pemilu 2024 di Papua Barat.”

“Secara khusus Pemilu dapat berjalan aman, lancar, dan demokratis,” pungkasnya. (*)

Sumber: Tribun Papua
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved