Pemkab Jayapura

Dukungan Hipmi Kabupaten Jayapura Sukseskan Kongres Aman: Kerahkan Influencer Lokal dan non Lokal

Kami pasti lebih kepada konsep kekinian, dimana kita akan membayar influencer lokal dan non lokal agar Kongres Aman bisa diketahui banyak orang

Penulis: Calvin Louis Erari | Editor: M Choiruman
Tribun-Papua
Ketua DPC Hipmi Kabupaten Jayapura, Nelson Ondi. 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Calvin Louis Erari

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Guna mendukung dan menyukseskan pelaksanaan Kongres Ke-6 Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (Aman) yang akan dilaksanakan di Kabupaten Jayapura, Provinsi Papua, Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Kabupaten Jayapura siap membayar influencer lokal maupun non lokal.

Harapan Bupati Mathius Awoitauw kepada Hipmi Kabupaten Jayapura: Harus Berani Bikin Terobosan

Hal itu dikatakan Ketua DPC Hipmi Kabupaten Jayapura, Nelson Ondi kepada awak media di Sentani, akhir pekan tadi.

"Kami pasti lebih kepada konsep kekinian, dimana kita akan membayar influencer lokal dan non lokal agar Kongres Aman bisa diketahui banyak orang," Jelas Nelson.

Menurutnya, hal tersebut dilakukan lantaran pihaknya ingin mendorong beberapa konsep yang telah dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Jayapura, Provinsi Papua melalui kegiatan yang akan dihadiri para tokoh adat se-nusantara.

HIPMI: Jumlah Pengusaha di Indonesia Baru 3,4 Persen dari Total Penduduk

"Salah satunya yaitu produk lokal Kabupaten Jayapura. Kami akan mempublishnya agar tamu yang datang bisa tahu dan mengabarkan ke daerahnya kalau di Kabupaten Jayapura banyak memiliki produk lokal," katanya.

Selain itu, dikatakan Nelson, pihaknya juga akan membuat karbon kredit. Hal ini sangat penting demi kelangsungan tata kelola lingkungan hidup di Tanah Papua.

BPD HIPMI Papua Gelar Sayembara Wam Hasilkan Rp 25 Juta untuk Bantu Asrama Lanny Jaya

"Bisnis ini di Papua belum semuanya tahu. Artinya bisnis ini untuk kita berpikir bagaimana melindungi hutan-hutan lindung dan ini sesuai aturan adat dan Otsus," ujarnya.

Menurutnya, hal-hal ini perlu dilakukan agar konsep tersebut dapat tampil di dalam bisnis besar di seluruh Indonesia. (*)

Sumber: Tribun Papua
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved