Pemkab Jayapura

Harapan Bupati Mathius Awoitauw kepada Hipmi Kabupaten Jayapura: Harus Berani Bikin Terobosan

Pengurus baru memiliki tantangan banyak. Harus melakukan perubahan besar setelah pandemi. Perlu inovasi di tengah perkembangan zaman

Penulis: Calvin Louis Erari | Editor: M Choiruman
Tribun-Papua
Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Calvin Louis Erari

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Kabupaten Jayapura diminta berani membuat terobosan baru di Bumi Kenambai-Umbai, Provinsi Papua.

Hal itu dikatakan Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw kepada awak media di Sentani usai menghadiri kegiatan yang dilaksanakan Hipmi Kabupaten Jayapura.

HIPMI: Jumlah Pengusaha di Indonesia Baru 3,4 Persen dari Total Penduduk

"Pengurus baru memiliki tantangan cukup banyak. Harus melakukan perubahan besar setelah pandemi. Oleh karena itu perlu kreativitas dan inovasi di tengah perkembangan zaman," kata Awoitauw.

Selain itu, menurut Awoitauw, komunikasi dan kolaborasi dengan semua pihak juga perlu dilakukan. Karena hal ini sangat penting untuk menyukseskan semua program yang telah disusun.

"Waktu Covid-19, perekonomian lumpuh. Maka kita perlu untuk lebih kreatif sesuai kemajuan teknologi informasi," ujarnya.

BPD HIPMI Papua Gelar Sayembara Wam Hasilkan Rp 25 Juta untuk Bantu Asrama Lanny Jaya

Pada kesempatan yang sama, Ketua DPC Hipmi Kabupaten Jayapura, Nelson Ondi mengatakan pada prinsipnya Hipmi akan terus bersinergi dengan pemerintah dan DPD Hipmi Papua.

"Kami di sini mempunyai potensi perekonomian, tetapi marketingnya yang belum ada sesuai potensi ekonomi di Kabupaten Jayapura. Inilah yang perlu kolaborasi," jelasnya.

BPD HIPMI Papua Gaungkan Kearifan Lokal Saat Perayaan Natal Bersama

Lebih lanjut dia mengatakan, juga akan melakukan penjajakan di sektor digital bersama Pemkab Jayapura dan lembaga lain yang memiliki keahlian tersebut.

"Contohnya Gojek yang telah berinvestasi di Kabupaten Jayapura. Tapi dampaknya belum terlalu kelihatan. Makanya kami akan menjajaki untuk bekerjasama dengan kami seperti platform digital lokal yang nanti kami buat, Karena secara regulasi, sudah terlindungi UU Otsus," pungkasnya. (*)

Sumber: Tribun Papua
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved