Papua Terkini
Momen Hari Raya Waisak, Umat Buddha di Jayapura: Terimakasih Tanah Papua
Momentum hari raya Waisak 2566, umat Buddha di Kota Jayapura mengungkapkan rasa terimakasih kepada bumi dan masyarakat Papua.
Penulis: Aldi Bimantara | Editor: Roy Ratumakin
Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Aldi Bimantara
TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Momentum hari raya Waisak 2566, umat Buddha di Kota Jayapura mengungkapkan rasa terimakasih kepada bumi dan masyarakat Papua.
Kepada Tribun-Papua.com Senin (16/5/2022), penganut Buddha di Jayapura Didit Dharma (42) menyampaikan rasa syukurnya atas tanah, bumi, dan air yang telah memberikan mereka kehidupan.
"Atas berkat Tuhan dan kasih sayang Tanah Papua, kami telah hidup berpuluh tahun, terimakasih Tanah Papua," katanya.
Baca juga: Umat Budha Merauke Laksanakan Ibadah Hari Tri Suci Waisak 2566/ 2022
Momentum hari raya Waisak, disikapinya sebagai bentuk penyucian diri dan tak sekedar seremoni belaka.
"Hari Waisak adalah kelahiran Buddha, yakni lahirnya seorang pangeran Siddharta sebagai calon Buddha di Taman Lumbini tahun 623 SM, dan ia mencapai puncak penerangan agung dan jadi Buddha di Bodh Gaya pada usia 35 tahun," terangnya.
Sebagai warga Kota Jayapura, Didit juga menyampaikan rasa syukurnya atas perayaan Waisak yang dirayakan dengan longgar, terlepas dari pandemi Covid-19 yang mengganas 2 tahun belakangan ini.
Baca juga: Ini Alasan GNI Papua Deklarasi Dukung Ridwan Kamil Jadi Calon Presiden RI 2024
"Kami umat Buddha di Jayapura tetap akan selalu patuh dan tunduk kepada Pemerintah, dan kami selalu mendoakan agar upaya yang dilakukan dapat menjadi kemaslahatan bagi segala umat," harapnya.
Melalui momen perayaan hari Waisak, ia juga mengharapkan agar semuanya dapat menerapkan sikap Sang Buddha, yang tetap menjadi terang bagi semua umat di dunia. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papua/foto/bank/originals/16052022-waisak-1.jpg)