Bentara Budaya Jakarta

Pemeran Seni Rupa Nujudibumi: Pandemi Tak Mematikan Semangat Berkarya dari Rumah

Pameran ini adalah gambaran konsistensi dari semangat para seniman dalam berkarya dari rumah. Pandemi tidak mematikan kreatifitas seniman

Editor: M Choiruman
Corcom KG
PAMERAN SENI - Sejumlah seniman dan pengelola Bentara Budaya Jakarta foto bersama usai pembukaan pameran seni rupa bertajuk Nujudibumi yang digelar di Bentara Budaya Jakarta di Jalan Palmerah. 

TRIBUN-PAPUA, JAKARTA - Bentara Budaya Jakarta kembali menggelar pameran seni rupa bertajuk Nujudibumi, dengan menghadirkan sepilihan karya dari kelompok Perupa Bogor n Friends, yang berlangsung hingga Minggu (22/5/2022) di Jalan Palmerah Selatan nomor 17 Jakarta Pusat.

205 Komunitas Seni Rupa di Indonesia Ikuti Pameran Menggambar Hitam Putih di Merauke Papua

Nujudibumi, sebuah kata dari pemampatan bahasa Sunda yang dirangkai dari kata “nuju di bumi” yang berarti “sedang di rumah”.

Ini selaras dengan situasi selama pandemi Covid-19, dimana banyak orang yang menghabiskan waktu di rumah. Mereka mengisi waktu selama di rumah saja ini  dengan berbagai kegiatan.

Ada suasana yang mengancam, akan tetapi ada kawan penguat harapan. Ada orang kehilangan pekerjaan, akan tetapi tapi ada suka cita yang dibangun dari pertemanan.

Apresiasi Insan Seni, Wali Kota Jayapura Serahkan 112 Sertifikat HAKI Karya Lagu

“Realitas panggung dan apa yang dihadapi kelompok PPB itu kurang lebih sama. Nuju di bumi,” ujar salah satu kurator Bentara Budaya, Frans Sartono.

Sama halnya dengan seniman-seniman Perupa Perempuan Bogor n Friends, mereka tetap berproses dan berkarya walaupun berada di rumah.

Pameran ini adalah gambaran konsistensi dari semangat para seniman dalam berkarya dari rumah. Pandemi tidak mematikan kreatifitas seniman, malah menghadirkan energi, emosi dan pemikiran serta konsep baru.

Penguatan Karakter Siswa Mandiri Melalui Seni Bantu Guru Bekerja Terstruktur

“Di saat pandemi adalah sebuah jeda yang ‘menguntungkan’ yang melahirkan karya dan konsep baru,” kata Kepala Program Bentara Budaya, sekaligus wakil Perupa Perempuan Bogor, Ika W Burhan.

Pameran Nujudibumi adalah sebuah langkah bagi Perupa Perempuan Bogor n Friends dalam menghidupkan semangat dan menghadirkan karya kembali ke ruang apresiasi publik yang sudah mulai dibuka untuk umum dalam tatanan normal yang baru. (*)

Tentang PERUPA Bogor N’ Friends

Perupa Perempuan Bogor (PPB), diinisiasi pada tahun 2015 sebagai cikal bakal wadah perupa perempuan diawali dengan pameran perdana di Hotel Salak.

Sambut Hardiknas, Kabupaten Jayapura Gelar Pentas Seni dan Ilmu: Diikuti 34 Sekolah Menengah

Dengan berjalannya waktu, semakin banyak perupa perempuan yang menjadi anggota. Desember 2019 - Januari 2021, PPB menggelar pameran kedua di Rumah Walikota Bogor bertajuk Bogor Im In Love, pameran ketiga bertajuk While I was @rt Home di Rancamaya dengan menggandeng perupa pria dengan nama Perupa Perempuan Bogor N, Friends  tanggal 19-27 Juni 2021.

21 perupa yang berpameran yaitu Al Sutrisno, Arie Gadho, Dara Sinta, Diana Dee Mohy, Duki Noermala, Ely Bastian, Erna W.Wiyono , Ersta Andantino, Fransisca Christianti S., Gihon Nugrahadi, Hafid Alibasyah, Ika W Burhan, Magdalena Nathalia, Maya Agustina, R. Yan Mulyana, Rotua Magdalena, Tani Indrawan, Tedy Arte, Wydia Naftali, Yana Sucipto dan Yudi Rahman. 

Kakanwil Kemenkumham Papua Minta Seniman Papua Daftarkan Karya Seni, Peroleh Perlindungan Hukum

Pada kesempatan terkini, komunitas Perupa Kota Bogor terus berusaha membangun konsistensi berkarya dan melebarkan jangkauan dengan mengadakan “roadshow” pameran ke kota lain untuk memperkenalkan karya-karya mereka Dan mengharumkan nama Bogor sebagai ‘bumi’ mereka. (*)  

  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved