Pemekaran Papua

Terima Aspirasi Tolak DOB dari Dogiyai dan Deiyai , Yunus Wonda : Kami Akan Lanjutkan ke Pusat

Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Papua akan melanjutkan aspirasi penolakan daerah Otonomi baru (DOB) dan Otsus Jilid II ke Pemerintah Pusat

Tribun-Papua.com/Hendrik Rewapatara
Ketua DPR Deiyai saat menyerahkan Aspirasi 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Hendrik Rewapatara

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Papua akan melanjutkan aspirasi penolakan daerah Otonomi baru (DOB) dan Otsus Jilid II ke Pemerintah Pusat.

Wakil Ketua I DPRP Yunus Wonda mengatakan, pada hari ini pihaknya menerima aspirasi penolakan DOB dari dua kabupaten diantaranya Dogiyai dan Deiyai.

Baca juga: Viral Video Wanita Diusir dan Bajunya Dibakar oleh Warga karena Punya 2 Suami, Ini Kata Polisi

"Kami telah terima Aspirasi yang telah masuk. Tentu ada beberapa aspirasi ke instansi lain yang kami akan memberikan pengantar, dan ada aspirasi yang ditujukan ke pusat,"kata Yunus Wonda kepada Awak media, di ruang kerjanya, Selasa (17/5/2022).

"Saya akan mengantar secara langsung ke fraksi saya di Pusat, kemudian akan dibahas dengan fraksi lainya,"ujarnya.

Baca juga: Mana yang Lebih Kuat, Timnas U-23 Indonesia atau Vietnam? Ini Komentar Pelatih Myanmar

Sebelumnya dikabarkan,Ketua DPRD Kabupaten Deiyai Petrus Bodokapa mengantar dan menyerahkan aspirasi ke Wakil Ketua I DPR Papua.

"Seluruh Masyarakat Deiyai menolak Pemekaran daerah otonomi baru (DOB) yakni Papua tengah dan meminta agar segera mencabut Otonomi khusus Jilid II,"katanya.

Petrus menjelaskan, hari ini DPRD Deiyai secara langsung menyerahkan aspirasi dari Masyarakat untuk ditindak lanjuti DPR Papua.

Baca juga: Inilah Perayaan HUT ala Pasukan Yonif Para Raider 328 DGH yang Bertugas di Intan Jaya Papua

"Ini adalah aspirasi murni masyarakat yang kami antar. Kami tidak tambah dan juga tidak ubah, jadi ini murni dari masyarakat,"ujarnya.

Bodokapa menegaskan, aspirasi ini murni sehingga pihaknya dengan tegas meminta, agar jangan lagi ada yang beranggapan bahwa DPRD Deiyai sebagai provokator.

Baca juga: Soal Calon Pj Gubernur DKI yang Gantikan Anies, Gerindra Serahkan ke Jokowi: Itu Hak Presiden

"Kami DPRD Deiyai tidak Pernah Profokator Masyarakat. Ini aspirasi murni masyarakat akar rumput yang pada hari ini kami telah serahkan langsung ke Wakil Ketua (Waket) I DPRP Yunus Wonda,"katanya.

Dia mengatakan, aspirasi ini merupakan seruan seluruh masyarakat dari 33 marga di kabupaten Deiyai.

Baca juga: Tips Menyimpan Cengkeh agar Aromanya Tak Berubah dan Tetap Awet

"Jadi, hanya dua hal yang perlu ditegaskan disini. Seluruh Masyarakat Deiyai menolak Daerah Otonomi baru (DOB) dan segera mencabut Otonomi Khsus (Otsus) Jilid II,"tambah dia. (*)

Sumber: Tribun Papua
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved