KKB Papua

Benny Wenda Cs Dituding Jual Nama Papua di Luar Negeri, Egianus Kogoya Marah Besar

Komandan kelompok kriminal bersenjata wilayah Kabupaten Nduga, itu marah besar karena para diplomat Papua terkesan hanya mencari keuntungan pribadi.

Istimewa
Egianus Kogoya, pemimpin KKB paling berbahaya di Kabupaten Nduga. Keberadaannya sudah terpantau, tapi tak terlihat. Ia tak pernah meninggalkan Kabupaten Nduga sehingga sulit ditangkap. Hingga kini pergerakannya pun susah dideteksi. 

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Egianus Kogoya benar-benar murka. Ia kesal terhadap diplomat Papua yang mengklaim berjuang di luar negeri.

Komandan kelompok kriminal bersenjata (KKB) wilayah Kabupaten Nduga, itu marah besar karena para diplomat Papua terkesan hanya mencari keuntungan pribadi.

Egianus memperlihatkan kekesalannya ketika berkomunikasi dengan Benny Wenda, pria yang selama ini mengklaim diri sebagai presiden sementara West Papua.

Dengan lantang dan tangan diacung-acungkan, Egianus Kogoya melontarkan pernyataan pedas yang ditujukan kepada orang-orangnya yang hidup luar negeri.

Baca juga: Masih Ingat Mayjen Teguh Pudjo? Pangdam Mulawarman Kini Kirim 450 TNI ke Papua: Tumpas KKB

Orang-orang yang dimaksud Egianus Kogoya adalah mereka yang selama ini mengaku sebagai diplomat dan berjuang untuk Papua merdeka.

Egianus Kogoya bahkan secara blak-blakan menyebut nama satu per satu yang memang selama ini berada di luar negeri.

Nama-nama yang disebutkan itu antara lain Benny Wenda, Sebby Sambom, Victor Yeimo dan Jefri Pagawak.

Keempat sosok ini dituding sebagai pihak yang hanya menumpang hidup dari pemberontakan KKB yang berperang di Papua.

"Kami berjuang setengah mati di hutan untuk Papua merdeka, tapi kalian yang hidup di luar negeri, mengaku sebagai diplomat, tapi hanya untuk kepentingan mencari keuntungan dari kami," kata Egianus.

Egianus Kogoya memang marah besar. Nada bicaranya yang melengking tinggi.

Ia menuding para figur tersebut tak optimal berjuang untuk Papua merdeka.

Akan tetapi tak diketahui persis faktor apa yang memicu, sehingga emosi panglima perang di Ndugama itu sama sekali tak terkendali.

Dia mengatakan: "Saudara Benny Wenda, tahukah kalian bagaimana perjuangan di Tanah Papua?"

"Saudara Sebby Sambom, apakah kalian rasakan bagaimana susahnya para pejuang kemerdekaan di Papua?"

Halaman
123
Sumber: Tribun Papua
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved