Kerusuhan Jayapura 2019

Petisi Rakyat Papua Desak Negara Segera Bebaskan Victor Yeimo

Petisi Rakyat Papua (PRP) mendesak negara segera membebaskan Juru Bicara Internasional Komite Nasional Papua Barat (KNPB), Victor Yeimo.

Tribun-Papua.com/Istimewa
Aktivis Petisi Rakyat Papua saat menggelar aksi bisu di seberang jalan depan Pengadilan Negri Klas 1A Jayapura, pada Rabu (18/5/2022). Mereka mendesak negara segera membebaskan Victor Yeimo. 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Hendrik Rewapatara

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA -  Petisi Rakyat Papua (PRP) mendesak negara segera membebaskan Juru Bicara Internasional Komite Nasional Papua Barat (KNPB), Victor Yeimo.

PRP menyampaikan aspirasinya lewat aksi bisu yang digelar di seberang Kantor Pengadilan Negeri Jayapura, pada Rabu (18/5/2022).

Kordinator Lapangan Aksi Bisu untuk Victor Yeimo, Varra Iyaba, menyampaikan maksud aksi tersebut kepada Tribun-Papua.com, Senin (23/5/2022). 

Baca juga: Masih Ingat Kerusuhan Jayapura 2019? Kini Sidang Peradilan Tersangka Victor Yeimo Ditunda Lagi

"Kami lakukan aksi spontanitas di seberang jalan Pengadilan Negeri klas 1A pada saat lanjutan sidang Victor Yeimo, Rabu lalu. Sebagai tanda bahwa Victor Yeimo segera dibebaskan," katanya. 

PRP berpendapat, Victor Yeimo bukanlah pelaku rasisme, melainkan korban rasisme. 

"Kami minta dengan tegas Victor Yeimo segera dibebaskan, dia tidak salah. Yang salah itu mereka yang keluarkan ujaran rasisme, yang harus ditangkap dan diadili ," ujarnya.

Baca juga: Tim Penasihat Hukum Victor Yeimo: Pengamanan Sidang oleh Polisi Sangat Berlebihan

Iyaba mengatakan, Yeimo bersama orang Papua merupakan korban dari insiden ujaran rasis yang ditujukan kepada mahasiswa Papua di Surabaya pada 16 Agustus 2019.

Sekadar diketahui, sidang lanjutan tersangka kasus kerusuhan Jayapura 2019, Victor Yeimo yang digelar di Pengadilan Negeri Jayapura, Rabu (18/5/2022), kembali ditunda. 

Agenda sidang kali ini adalah pembacaan eksepsi (keberatan) dari tim kuasa hukum Victor Yeimo.

Koordinator Koalisi Penegakan Hukum dan Hak Asasi Manusia, Emanuel Gobay selaku penasehat hukum Victor Yeimo, mengatakan, sidang hari ini kembali ditunda karena pembantaran. 

"Jadi sidang kembali ditunda, dan Victor Yeimo akan tetap menjalani pembantaran," kata Emanuel Gobay kepada awak media termasuk Tribun-Papua.com, di Pengadilan Negeri Klas 1A Jayapura.

Kata Emanuel, sidang  akan dilanjutkan setelah Victor Yeimo dinyatakan sembuh. 

"Nanti akan kami dapat kejelasan sidangnya kapan. Kita tinggal menunggu keterangan dari hakim," ujarnya. (*)

 

Sumber: Tribun Papua
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved