Papua Terkini

Pidato Befa Dinilai Terlalu Ambisius, HMPJ: 90 Persen Rakyat Lapago Terima DOB Itu Hoaks!

Ketua HMPJ Kota Studi Jayapura Albert Kalolik mengatakan, mahasiswa dan seluruh masyarakat merasa kesal atas pidato yang dilontarkan Befa Yigibalom.

Tribun-Papua.com/ Hendrik
Ketua HMPJ Kota Studi Jayapura Albert Kalolik 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Hendrik Rewapatara

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Himpunan Mahasiswa Jayawijaya (HMPJ) Kota Studi Jayapura menilai Befa Yigibalom terlalu ambisius saat menyampaikan pidato saat melaksanakan acara bakar batu di  Jayawijaya, Kamis (19/5/2022).

Ketua HMPJ Kota Studi Jayapura Albert Kalolik mengatakan, mahasiswa dan seluruh masyarakat merasa kesal atas pidato yang dilontarkan Befa Yigibalom.

"Kami Mahasiswa adalah bagian dari masyarakat, kami merasa sangat kesal ketika seorang pemimpin menyapaikan isi pidato diluar harapan masyarakat,"kata Albert kepada kepada Tribun-Papua.com, di Jayapura, Selasa (24/5/2022).

Baca juga: BREAKING NEWS: Dogiyai Papua Membara, 18 Rumah Warga Dibakar, Pengungsi Capai Ratusan Orang

Kalolik mengatakan, ribuan masyarakat Lapago yang mengikuti kegiatan tersebut taunya hal itu dilakukan dengan agenda syukuran kepemimpinan masa bakti bupati Lanny Jaya 2 periode dan berakhirnya jabatan sebagai Ketua Asosiasi Bupati Lapago.

"Kedua agenda itu yang kami tahu sehingga masyarakat turut hadir dalama acara bakar batu,"ujarnya.

Kata Kalolik, sebagai mahasiswa pihaknya menilai bahwa akan ada pembahasan Daerah Otonomi Baru (DOB).

"Saya sebagai mahasiswa sebelum kegiatan sudah menduga selain kegiatan bakar batu. Ada agenda terselubung yaitu deklarasi DOB.  Dan ternyata benar, dalam pidato Befa sampaikan bahwa dukung DOB,"katanya.

Baca juga: Ini Otak di Balik Peristiwa Dogiyai Membara

Kalolik menegaskan, mewakili masyarakat Lapago tetap akan menolak kehadiran DOB. Dan untuk Statmen Befa Yigibalom, menurutnya, itu tim Befa dan personelnya yang menyatakan diri terima DOB.

"Kami mahasiswa tetap bersama masyarakat untuk berteriak di jalan mengenai tolak DOB. Dan itu harapan kami Masyarakat Lapago,"ujarnya.

Ia menambahkan, Befa dan timnya segera klarifikasi dan meminta maaf kepada rakyat Lapago karna 90 persen Masyarakat lapago terima DOB itu hoaks. (*)

Sumber: Tribun Papua
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved