Hukum & Kriminal

Bawa Puluhan Bungkus Ganja dari Keerom, Polisi Tangkap Dua Pelaku di Sentani Jayapura

Satuan Narkoba Polres Jayapura menangkap dua pelaku pengedar Narkotika jenis ganja yakni berinisial Ya dan RA didua tempat berbeda

Penulis: Putri Nurjannah Kurita | Editor: Musa Abubar
Tribun-Papua.com/Putri Nurjannah Kurita
Kapolres Jayapura, AKBP Fredrickus W A Maclarimboen saat menunjukkan barang bukti dalam jumpa pers di Polres Jayapura, Doyo Baru, Sentani, Kabupaten Jayapura, Rabu (25/5/2022) 

Lapran Wartawan Tribun-Papua.com, Putri Nurjannah Kurita

TRIBUN-PAPUA.COM, SENTANI - Satuan Narkoba Polres Jayapura menangkap dua pelaku pengedar Narkotika jenis ganja yakni berinisial Ya dan RA didua tempat berbeda.

Kapolres Jayapura, AKBP Fredrickus W A Maclarimboen mengatakan dua pengedar narkoba itu di tangkap didua tempat berbeda. Pelaku YA di tangkap di Bandara Sentani pada Senin (23/5/2022).

Selanjutnya, pelaku SR ditangkap pada Selasa (24/5/2022) ditangkap di BTN Puskopad Sentani berdasarkan laporan masyarakat.

Baca juga: Luhut Yakin Bisa Atasi Persoalan Minyak Goreng: Saya Hanya Bantu, yang Penting Kan Selesai

Penangkapan bermula saat YA hendak mengirim barang ke Kabupaten Jayawijaya.

"Pada saat pemeriksaan di x-ray ditemukan benda yang dicurigai, sehingga dibongkar, pelaku sempat melarikan diri namun ditangkap,"kata AKBP Fredrickus kepada awak media di Sentani, Rabu (25/5/2022).

Setelah dilakukan pemeriksaan ditas yang dibawa pelaku, menurut dia, polisi menemukan 20 bungkus ganja siap edar.

Baca juga: Jokowi Bangun Poros Baru di Pilpres 2024, Megawati Soekarnoputri Dicuekin?

"Artinya dalam paketan besar, nanti sampai di tempat tujuan baru di pisah lagi kemudian siap edar,"ujarnya.

Polisi juga menemukan dua bungkus kecil disaku celana pelaku berinial YA. Kemudian, setelah pengembangan ke rumah pelaku SR, polisi menemukan 60 bungkus paket kecil siap edar.

"Jadi, pada Selasa (24/5/2022) kemarin itu siap edar ditotalkan sebanyak 102 gram, sedangkan pada Senin (23/5/2022) 1000 gram jika dijual maka Rp20 juta,"ujarnya.

Baca juga: Mathius Awoitauw: Pemekaran Wilayah Tidak Mengubah Kekhususan Papua

Menurut pengakuan kedua pelaku, barang haram itu dari Distrik Waris, Kabupaten Keerom, motifnya untuk mencari keuntungan.

"Kita pakai pasal undang-undang narkotika pasal 111 dengan menguasai, menyimpan, mengedarkan narkotika jenis ganja,"katanya.

Baca juga: Dampak Pandemi Covid-19, Angka Kemiskinan di Merauke Naik 10 Persen

Dia menyebut, kedua pelaku dijerat ancaman hukuman paling lama 12 tahun dan denda paling sedikit 800 juta.

Ia menambahkan, kedua pelaku baru pertama kali melakukan transaksi pengiriman.(*)

Sumber: Tribun Papua
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved