Pemprov Papua

HIV/AIDS di Papua Capai 47.962 Kasus, dr Beeri Wopari: Didominasi Kelompok Usia Produktif

Pemeriksaan HIV/AIDS dilakukan pada setiap pemeriksaan yang dilakukan terhadap ibu dan anak.

Tribun-Papua
Kepala Unit Pelaksana Tekniks AIDS, TB, dan Malaria Dinas Kesehatan Provinsi Papua, dr Beeri Wopari. 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Stella Lauw

TRIBUN-PAPUA.COM,JAYAPURA – Kepala Unit Pelaksana Teknik AIDS,TB, dan Malaria Dinas Kesehatan Provinsi Papua, dr Beeri Wopari menyebut jumlah perempuan dan laki-laki di Provinsi Papua yang mengidap HIV/AIDS tinggi, kebanyakan usia produktif.

Dia menjelaskan, berdasarkan jenis kelamin, jumlah pengidap antara laki-laki dan perempuan jumlahnya seimbang.

Tetapi, menurut dia, pemeriksaan HIV/AIDS dilakukan pada setiap pemeriksaan yang dilakukan terhadap ibu dan anak.

Baca juga: Beeri Wopari : Malaria Masih Jadi Momok Menakutkan, Harus Ditangani Secara Bersama

Katanya, untuk itu perempuan yang mengidap HIV/AIDS cukup tinggi, tetapi jumlahnya tidak kalah dengan laki-laki, yang mana rata-rata didominasi oleh kelompok usia produktif yakni 25-49 tahun.

"Ini data tahun 2022 lalu yang diupdate pada 31 Januari 2022," kata dr Beeri Wopari kepada Tribun-Papua.com di Kota Jayapura, Kamis (26/5/2022).

Menurut dia, penularan HIV/AIDS pada perempuan cukup tinggi, ini perlu dihindari lantaran ibu-ibu yang nantinya melahirkan generasi emas Papua.

"Ini krusial dan harus kita perhatikan kedepannya, karena generasi emas Papua sesuai visi Gubernur harus dijaga," katanya.

Sebelumnya dikabarkan, berdasarkan data per  31 Januari 2022, total kasus HIV/AIDS di Papua sudah mencapai 47.962 kasus.(*)

Sumber: Tribun Papua
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved