Mengundurkan Diri setelah Lolos, Ratusan CPNS Bakal Disanksi Rp 25 Juta hingga Rp 100 Juta

BKN mengungkapkan ada ratusan calon pegawai negeri sipil (CPNS) yang mengundurkan diri setelah dinyatakan lolos seleksi pada tahun 2021.

(KOMPAS/LASTI KURNIA)
Ilustrasi tes CPNS - BKN mengungkapkan ada ratusan calon pegawai negeri sipil (CPNS) yang mengundurkan diri setelah dinyatakan lolos seleksi pada tahun 2021. 

TRIBUN-PAPUA.COM - Badan Kepegawaian Negara (BKN) mengungkapkan ada ratusan calon pegawai negeri sipil (CPNS) yang mengundurkan diri setelah dinyatakan lolos seleksi pada tahun 2021.

Kepala Biro Hukum, Humas, dan Kerja Sama BKN, Satya Pratama mengatakan alasan para CPNS tersebut mundur bermacam-macam.

Namun, ia tak mengungkap hal tersebut secara rinci.

"Ya, alasannya macam-macam," ujar Satya saat dimintai konfirmasi Kompas.com, Kamis (26/5/2022).

Satya mengatakan, mundurnya para CPNS yang telah dinyatakan lolos telah merugikan pemerintah.

Baca juga: 6.003 Peserta CPNS Pemprov Papua Golongan II dan III Ikuti Pelatihan Dasar

Pasalnya, formasi instansi yang seharusnya telah terisi, kini menjadi kosong.

Selain itu, biaya yang harus digelontorkan negara pada saat penerimaan CPNS cukup besar.

Oleh karena itu, Satya menekankan bahwa para CPNS yang mengundurkan diri akan diberi sanksi.

Hal itu sesuai dengan ketentuan pada Pasal 54 ayat (2) Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 27 Tahun 2021.

Di dalam beleid tersebut dijelaskan bahwa pelamar yang telah dinyatakan lulus tahap akhir seleksi dan mendapat persetujuan NIP, tapi mengundurkan diri, akan disanksi.

"Sanksi yang diberikan yakni tidak boleh melamar pada penerimaan ASN untuk satu periode berikutnya," tuturnya.

Satya memaparkan beberapa sanksi berupa denda di instansi masing-masing.

Baca juga: 180 CPNS Kemenkumham Papua Terima SK, Anthonius : Jaga Diri Saat Laksanakan Tugas

Bagi pelamar Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) yang mengundurkan diri, harus membayar sanski sebesar Rp 50 juta.

Selanjutnya, pelamar Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional Republik Indonesia yang mengundurkan diri harus membayar sanksi sebesar Rp 35 juta.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved