Mengundurkan Diri setelah Lolos, Ratusan CPNS Bakal Disanksi Rp 25 Juta hingga Rp 100 Juta

BKN mengungkapkan ada ratusan calon pegawai negeri sipil (CPNS) yang mengundurkan diri setelah dinyatakan lolos seleksi pada tahun 2021.

(KOMPAS/LASTI KURNIA)
Ilustrasi tes CPNS - BKN mengungkapkan ada ratusan calon pegawai negeri sipil (CPNS) yang mengundurkan diri setelah dinyatakan lolos seleksi pada tahun 2021. 

Untuk sanksi bagi CPNS di Badan Intelijen Negara (BIN), kata Satya, bisa didenda hingga Rp 100 juta.

"Dinyatakan lulus kemudian mengundurkan diri, sebesar Rp 25 juta. Telah diangkat sebagai CPNS kemudian mengundurkan diri, sebesar Rp 50 juta. Telah diangkat menjadi CPNS dan telah mengikuti Diklat Intelijen tingkat dasar dan diklat lainya kemudian mengundurkan diri, sebesar Rp 100 juta," imbuh Satya.

Berdasarkan data yang diterima dari Satya, ada 105 orang yang mengundurkan diri.

Sementara peserta yang lulus CPNS 2021 mencapai 112.514 orang.

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menjadi instansi yang CPNS-nya menjadi paling banyak mengundurkan diri, yakni 11 orang.

Baca juga: DPRD Minta Pemkab Lanny Jaya Selesaikan Nasib 10 Persen CPNS Formasi 2018

Berikut data BKN soal jumlah CPNS yang mengundurkan diri:

1. Kementerian Koordinator Bidang Investasi dan Kemaritiman: 1 orang

2. Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN): 1 orang

3. Kementerian Hukum dan HAM: 2 orang

4. Kemenhub: 11 orang

5. Kementerian Kesehatan (Kemenkes): 2 orang

6. BIN: 1 orang

7. Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT): 1 orang

8. Pemerintah Kabupaten Bantul: 1 orang

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved