Kongres Masyarakat Adat Nusantara

Pesan Ketua DPRD Kabupaten Jayapura Terkait Kongres Masyarakat Adat: Kita Bisa Jadi Tuan Rumah

Kita ini tuan rumah. Tidak ada kata lain, pokoknya harus mendukung dan menyukseskan acara itu. Kita tunjukkan kalau kita bisa

Penulis: Calvin Louis Erari | Editor: M Choiruman
Tribun-Papua
Ketua DPRD Kabupaten Jayapura, Klemens Hamo. 

Laporan wartawan Tribun-Papua.com, Calvin Louis Erari 

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Jayapura menyatakan siap mendukung dan menyukseskan Kongres Ke-6 Masyarakat Adat Nusantara (KMAN) pada 24-29 Oktober 2022 mendatang. 

Pemkab Jayapura Jamin Kebersihan Lingkungan hingga Pelaksanaan Kongres Masyarakat Adat Nusantara 

Hal itu disampaikan Ketua DPRD Kabupaten Jayapura, Klemens Hamo, kepada Tribun-Papua.com, di Sentani, Senin (30/05/2022). Dukungan itu wajib diberikan katrena Kabupaten Jayapura adalah tuan rumah kegiatan bergengsi tersebut. 

"Kita ini tuan rumah. Tidak ada kata lain, pokoknya harus mendukung dan menyukseskan acara itu. Kita tunjukkan kalau kita bisa,” tegas Klemens. 

Sekadar diketahui, Kongres Ke-6 Masyarakat Adat Nusantara akan digelar di wilayah adat Tabi, Kabupaten Jayapura, Provinsi Papua, yang akan dilaksanakan pada 24-29 Oktober 2022 dan dihadiri sekitar 6.000 warga dari seluruh Indonesia.

Bupati Jayapura: Kongres Masyarakat Adat Nusantara Penting untuk Papua dan Indonesia

Tema KMAN tahun 2022 ini, Selamatkan Manusia, Tanah, dan Sumber Daya Alam Papua. Bagi Bupati Jayapura, Provinsi Papua, Mathius Awoitauw, KMAN di Kabupaten Jayapura merupakan bagian penting untuk Papua dan Indonesia.  

"Kalau di sini (Papua) kita bisa ciptakan persaudaraan, dan kekeluargaan yang melibatkan masyarakat adat untuk menuangkan pikiran kepada bangsa dan negara,” kata Mathius di kepada awak media di Sentani, Sabtu (28/5/2022) kemarin. 

Impas Siap Dukung Kongres Masyarakat Adat Nusantara di Kabupaten Jayapura

Alasan Kongres Masyarakat Adat Nusantara digelar di Kabupaten Jayapura, Provinsi Papua sangat istimewa. Tak lain karena Papua sedang berbicara tentang Otonomi Khusus (Otsus). 

"Otsus ada berdasarkan adat istiadat serta budaya. Jadi kalau KMAN berlangsung di sini, maka sangatlah relevan dengan kebijakan pemerintah tentang kekhususan Papua," jelasnya.  

Bupati Jayapura Harap Tribun Papua Gaungkan Persiapan Kongres Masyarakat Adat Nusantara pada Oktober

Dia berujar, semangat masyarakat adat perlu terus digaungkan di Papua. Hal tersebut perlu dilakukan agar kesatuan dan persatuan di Indonesia terus terjaga dengan kedamaian. (*)

Sumber: Tribun Papua
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved