Pemekaran Papua

Yunus Wonda: Masih Banyak Cara untuk Bangun Papua, Bukan Pembentukan DOB

Pembentukan daerah otonomi baru (DOB) di Provinsi Papua bukanlah cara yang baik untuk membangun tanah Papua

Tribun-Papua.com/Hendrik Rewapatara
Wakil Ketua I DPRP Yunus Wonda saat diwawancarai awak media termasuk Tribun-Papua.com, diruang kerjanya. 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Hendrik Rewapatara

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Pembentukan daerah otonomi baru (DOB) di Provinsi Papua bukanlah cara yang baik untuk membangun tanah Papua.

Hal tersebut disampaikan Wakil Ketua I DPR Papua, Yunus Wonda kepada awak media Senin (30/5/3022) di Jayapura.

Baca juga: Tokoh Pemuda Ini Sebut Gubernur dan Ketua MRP Tak Mempresentasikan Aspirasi Masyarakat Soal DOB

"Masih banyak cara untuk membangun tanah Papua,bukan dengan cara pemekaran daerah otonomi baru,"katanya.

Yunus menilai, seluruh kewenangan terkesan diambil alih Pemerintah Pusat.

Baca juga: Gubernur Papua Tolak DOB, Kantor Staf Presiden: Ini Kebijakan Berdasarkan Aspirasi Masyarakat!

"Kita melihat hari ini semua kewenangan diambil alih, seperti Otonomi khusus yang diambil alih,"ujarnya.

Menurutnya,kalau dengan cara begitu pemerintah pusat tidak mampu merubah orang Papua.

Baca juga: Geser Megawati, Sosok Ini Berambisi Jadi King Maker pada Pilpres 2024, Bukan Elite Politik

"Pemerintah pusat harus merubah paradigma dan pola pikir untuk melihat Papua ini.Kalau orang Papua dicap separatis, pejabat Papua dicap separatis, semuanya di cap separatis ini adalah tekanan,"katanya.

Lanjut dia, pemekaran DOB sama halnya membuat tekanan untuk orang asli Papua.

"Hari ini kita melihat, pemekaran ini menjadi tekanan untuk orang Papua. Tapi ingat, suatu saat orang Papua juga harus punya harga diri,"tambah dia. (*)

Sumber: Tribun Papua
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved