Pemkab Jayapura

Otonomi Khusus jadi Agenda Sarasehan Pelaksanaan ke-6 KMAN di Kabupaten Jayapura

Septer Manufandu mengatakan, kepanitian secara lokal dan nasional telah melakukan konsolidasi di wilayah Adat Tabi sebagai tuan rumah.

Tribun-Papua.com/Putri Nurjannah Kurita
Sekretaris Kongres Masyarakat Adat Nusantara Kabupaten Jayapura, Septer Manufandu saat memberikan keterangan di Sentani, Distrik Sentani Kota, Kabupaten Jayapura, Senin (7/6/2022) 

Laporan Tribun-Papua.com, Putri Nurjannah Kurita

TRIBUN-PAPUA.COM, SENTANI - Pelaksanaan ke-6 Kongres Masyarakat Adat Nusantara (KMAN) di Kabupaten Jayapura di jadwalkan pada 24 hingga 29 Oktober 2022.

Satu di antara agenda besarnya adalah sarahsehan otonomi khusus (Otsus).

Sekretaris Kongres Masyarakat Adat Nusantara Kabupaten Jayapura, Septer Manufandu mengatakan, kepanitian secara lokal dan nasional telah melakukan konsolidasi di wilayah Adat Tabi sebagai tuan rumah.

Baca juga: Festival Danau Sentani dan KMAN jadi Ajang Kebangkitan Masyarakat Adat

Dikatakan, pemerintahan daerah dan adat akan menerima tamu yaitu masyarakat adat di seluruh nusantara.

Adapun wilayahnya yaitu, Kabupaten Jayapura, Kota Jayapura, Keerom, Sarmi dan Mambramo Raya.

"Kegiatan utama pada kongres masyarakat adat, karnaval budaya, said iven dan budaya, di mana setiap masyarakat adat di seluruh nusantara akan menampilkan kebudayaannya," kata Manufandu kepada Tribun-Papua.com di Sentani, Senin (7/6/2022).

Ia menjelaskan, tamu dari seluruh nusantara merupakan tokoh adat. 

Kegiatan tersebut juga dibarengi dengan sarasehan berupa pertemuan untuk mendengarkan pendapat para ahli mengenai suatu masalah dalam bidang tertentu, sesuai dengan topik dari steering komite.

Sarasehan tersebut terdistribusi di beberapa lokasi yang telah diidentifikasi.

Lokasinya memanfaatkan rumah adat di 26 kampung di sekitar Danau Sentani.

"Peserta kurang lebih 5.000 orang, kami telah mengidentifikasi rumah yang ada di pinggir danau untuk mereka menginap, fasilitas penunjang masih dalam persiapan," ujarnya.

Ia menyampaikan, pihaknya juga berkonsolidasi ke daerah untuk mensosialisasikan kongres tersebut.

Setiap kabupaten mendapat tanggung jawab untuk menyelenggarakan iven baik sarasehan dan iven kebudayaan.

Halaman
12
Sumber: Tribun Papua
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved