Info Merauke

Kelabuhi Petugas Bandara Mopah Merauke Bawa Dendeng, Ternyata Berisi Tiga Ular

Pengirim mengelabuhi jasa pengiriman barang dengan mengatakan barang tersebut adalah dendeng

Penulis: Hidayatillah | Editor: M Choiruman
Tribun-Papua
SELUNDUPKAN HEWAN - Petugas gabungan dari Bandara, Kepolisian, TNI dan Balai Karantina Hewan berhasil menggagalkan tiga satwa liar jenis ular di Cargo Bandar Udara Mopah Merauke, Papua, Kamis (9/6/2022). 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Hidayatillah

TRIBUN-PAPUA.COM, MERAUKE - Pengiriman satwa liar berupa tiga ekor ular ke Jakarta melalui cargo Bandar Udara Mopah di Merauke berhasil digagalkan petugas, Kamis (9/6/2022). 

Hal itu berawal adanya kecurigaan petugas Avsec yang melihat satu karton barang kiriman saat melewati mesin X-Ray di bandara. 

Pesan Bupati Merauke saat Raker YPPK, Romanus Mbaraka: Jadi Mitra Koordinasi dengan Pemerintah

Petugas pun membuka karton tersebutyang disaksikan petugas dari TNI-Polri, Avsec Cargo, Balai Karantina Pertanian Merauke, SKIPM Merauke, dan pemilik barang dalam hal ini jasa pengiriman.

Sangat mengejutkan, karena setelah dibuka petugas, ternyata dalam karton itu berisi tiga ekor ular. 

"Pengirim mengelabuhi jasa pengiriman barang dengan mengatakan barang tersebut adalah dendeng," ungkap Dokter Hewan Karantina Ahli Pertama, drh Candra Nunus kepada Tribun-Papua.com, Kamis (9/6/2022) malam. 

Inilah Terobosan Bupati Merauke, Romanus Mbaraka Akhirnya 7 Kali Raih WTP

Lebih lanjut dia menjelaskan, setelah diperiksa ternyata jenis ular itu antara lain, 1 ekor ular sanca air coklat, 1 ekor ular sanca bibir putih utara, dan 1 ekor ular sanca karpet.

drh Candra Nunus menegaskan, pengirim telah melanggar Pasal 35 ayat 1 dan 2, Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2019 tentang karantina hewan, ikan, dan tumbuhan. 

"Tidak melengkapi sertifikat kesehatan dari tempat pengeluaran, tidak melaporkan dan menyerahkan media pembawa kepada pejabat karantina, serta tidak menyerahkan dokumen lain yang dipersyaratkan sesuai dengan ketentuan perundang-undangan," jelasnya. 

Ini Alasan Balai Karantina Pertanian Merauke Musnahkan Puluhan Bibit Jeruk

Dikatakan, tiga ekor ular itu dilakukan penahanan. Kemudian diletakkan di kandang penahanan Kantor Induk Karantina Pertanian Merauke. 

"Surat penahanan sudah diserahkan ke perwakilan ekspedisi. Barang bukti diamankan untuk selanjutnya akan dilakukan pengumpulan bahan keterangan," tandas drh Nunus. (*)

Sumber: Tribun Papua
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved