KKB Papua

Polisi Olah TKP Kasus Penembakan Pesawat SAM Air

Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol. Ahmad Musthofa Kamal, olah TKP ini dilakukan untuk mengetahui jenis senjata yang digunakan.

Penulis: Raymond Latumahina | Editor: Roy Ratumakin
ISTIMEWA
DIBERONDONG KKB - Inilah pesawat SAM Air yang diberondong tembakan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Bandar Udara Kenyam, Kabupaten Nduga, Provinsi Papua, Selasa (7/6/2022). 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Raymond Latumahina

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Aparat kepolisian melalui Unit Investigasi Lidik Satuan Tugas Penegakan Hukum Operasi Damai Cartenz melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) kasus penembakan pesawat SAM Air.

Olah TKP tersebut dilakukan bersama Polres Nduga tersebut di Bandara Kenyam, Kabupaten Nduga, Papua, Kamis (9/6/2022),

Menurut Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol Ahmad Musthofa Kamal, olah TKP ini dilakukan untuk mengetahui jenis senjata yang digunakan.

Baca juga: Ini Kisah Pilot SAM Air yang Pesawatnya Diberondong KKB di Nduga Papua

Selain itu, Kamal mengatakan, olah TKP ini juga untuk memastikan detail kerusakan yang terjadi pada pesawat tersebut.

“Tim Satgas Damai Cartenz 2022 bersama Polres Nduga berangkat menuju TKP sejak pukul 07.30 dan tiba pukul 07.50 WIT,” kata Kombes Pol. Ahmad Musthofa Kamal.

 

 

“Kemudian dilanjutkan melakukan pengolahan tepat kejadian perkara (TKP) untuk mengetahui jenis senjata api serta detail kerusakan pada pesawat SAM Air,” imbuhnya.

Perlu diketahui, pesawat SAM Air yang terbang dari Wamena, Kabupaten Jayawijaya, itu ditembak Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) saat sedang parkir di apron Bandara Kenyam, Kabupaten Nduga, Papua, Selasa (7/6/2022), pukul 10.50 WIT.

KKB pimpinan Egianus Kogoya dituding menjadi dalang dari insiden penembakan terhadap pesawat bernomor registrasi PK-SMG tersebut.

Baca juga: Sempat Dibilang Tak Sekolah, Egianus Kogoya Kembali Tembak Pesawat SAM Air di Nduga

Akibat penembakan ini, pesawat mengalami kerusakan di bagian roda depan, tangki avtur, dan beberapa titik penting di bagian mesin dan instrument.

Beruntung, dua awak kabin, yakni pilot Farhan Fachri dan Kopilot Reza Ariestha berhasil selamat setelah turun dari pesawat dan lompat ke gorong-gorong.

Setelah diselamatkan, keduanya dievakuasi aparat keamanan ke Polres Nduga untuk selanjutnya diterbangkan ke Jayapura menggunakan pesawat twin otter milik SAM Air. (*)

Sumber: Tribun Papua
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved