Info Ekonomi Bisnis

IFG Gelar Konferensi Internasional: Bukti Perbaikan Tata Kelola Industri Asuransi dan Dana Pensiun

sejumlah tantangan pada industri keuangan non-bank khususnya sektor asuransi dan dana pensiun baik secara regional maupun global

Editor: M Choiruman
MARCOM KOMPAS-GRAMEDIA
KONFERENSI INTERNASIONAL - Indonesia Financial Group (IFG), holding BUMN Asuransi, Penjaminan dan Investasi telah selesai menggelar IFG International Conference 2022. 

TRIBUN-PAPUA.COM, JAKARTA - Indonesia Financial Group (IFG), holding BUMN Asuransi, Penjaminan dan Investasi telah selesai menggelar IFG International Conference 2022.

Konferensi internasional yang mengambil tema “Insurance and Pension Fund: Transitioning into Digital and Green Economy Ecosystem” tersebut mengungkap sejumlah tantangan pada industri keuangan non-bank khususnya sektor asuransi dan dana pensiun baik secara regional maupun global sekaligus rekomendasi kebijakan yang harus dilakukan para pemangku kepentingan.

Ingin Ajukan Klaim Asuransi Mobil yang Terendam Banjir? Simak Caranya di Sini

Acara ini juga merupakan The Most Progressive International Conference of Insurance and Pension Fund yang bertujuan untuk memberikan kontribusi positif terhadap penguatan literasi di sektor asuransi dan dana pensiun bagi pelaku industri, masyarakat luas serta pemangku kepentingan terkait.

Pada hari pertama, konferensi membahas kondisi perekonomian global dan regional yang melambat akibat pandemi Covid-19 dan gejolak geopolitik. Selain itu, pembahasan juga meliputi perkembangan industri asuransi dan dana pensiun yang kini diperkuat digitalisasi dan ekosistem ekonomi hijau.

Pada hari berikutnya, konferensi membahas upaya meningkatkan literasi dan inklusi untuk mendorong pertumbuhan industri asuransi dan dana pensiun, serta pentingnya menjaga aspek perlindungan konsumen dan upaya restrukturisasi asuransi yang tengah dilakukan.

Soal Rekening Korupsi PT Asuransi Jiwasraya, Mahfud MD: Diblokir, Ya Diblokir Saja Kan Demi Hukum

Fauzi Ichsan, Komisaris Utama merangkap Komisaris Independen IFG, mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada para panelis, tamu undangan, serta para tim pelaksana sehingga IFG International Conference 2022 bisa berjalan dengan baik.

Menurut Fauzi, konferensi internasional tersebut diharapkan dapat menjadi modal penting untuk membantu Indonesia dalam mengatasi masalah industri asuransi dan dana pensiun sekaligus upaya-upaya apa saja yang dapat dilakukan untuk memperkuat industri asuransi dan dana pensiun.

Fauzi menambahkan, untuk memperkuat industri asuransi dan dana pensiun perlu dilakukan reformasi yang lebih komprehensif dan pengembangan model bisnis yang lebih efisien.

Melalui konferensi internasional ini, para pemangku kepentingan di tanah air diharapkan dapat memperoleh pengetahuan baru terkait pengalaman dan wawasan dari para panelis.

Perubahan Tantangan Bisnis Sawit, Ekonom: Peningkatan Produktivitas

"Jumlah aset (dalam industri asuransi dan dana pensiun) yang terlibat sangat besar, kami harap diskusi ini akan membantu dalam memahami apa yang penting, dan bagaimana mempelajari keberhasilan dan pengalaman dari negara lain," katanya. 

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved