PDAM Jayapura

PDAM Jayapura dan Komunitas Gemphita Tanam 200 Bibit Pohon di Lokasi Jalur Pipa Kampwolker

PDAM Jayapura dan Komunitas Gemphita menanam 200 bibit pohon disepanjang jalur pipa Kampwolker Waena, Abepura

Editor: Musa Abubar
Humas PDAM Jayapura for Tribun-Papua.com
Suasana PDAM Jayapura dan Komunitas Gemphita bersiap untuk menanam 200 bibit pohon di Lokasi Jalur Pipa Kampwolker , Waena, Abepura, Kota Jayapura 

TRIBUN-PAPUA.COM,JAYAPURA - Perusahaan Daerah Air Minum Kota Jayapura dan Komunitas Gerakan Masyarakat Penyelamat Hutan dan Air menanam 200 bibit pohon disepanjang jalur pipa Kampwolker Waena, Abepura

Kegiatan penanaman pohon disepanjang bantaran kali kojabu Kampwolker Waena, Abepura ini, dilakukan oleh Komunitas Gerakan Masyarakat Penyelamat Hutan dan Air (Gemphita) Kota Jayapura bekerjasama dengan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Jayapura untuk melakukan penanaman pohon.

Baca juga: Waduh, Inflasi AS Sentuh Rekor Tertinggi dalam 40 Tahun, Risiko Masalah Global Mengancam

Ketua Gemphita Kota Jayapura, Jan Willem Ongge menjelaskan penanaman itu dilakukan untuk memperingat HUT ke-30 PDAM Jayapura pada 20 Juni 2022 nanti.

Terkait itu, menurut dia, dalam kemitraan pihaknya berinisiatif dalam menjaga lingkungan dengan menanam pohon disepanjang bantaran kali kojabu tepatnya dilokasi terdampak banjir pada beberapa waktu lalu.

Baca juga: Freeport Berkomitmen Tanam Mangrove di Area Limbah Tailing, Sekitar 1.200 Hektar Terdampak

"Akibat banjir pada beberapa waktu lalu, sebagian lokasi disepanjang bantaran kali kojabu di Kampwolker longsor, untuk itu kami perlu menanam pohon,"kata Willem kepada Tribun-Papua.com disela-sela penanaman, Sabtu (11/6/2022).

Menurut dia, hari ini ada 200 bibit pohon dengan berbagai jenis yang ditanam. Beragam jenis bibit pohon itu di antaranya jenis pohon matoa, kayu besi, pohon ketapang sebagai penyangga terutama disekitar jalur pipa air jalur kojabu agar bisa terjaga, jika tak demikian maka akan terjadi longsor.

Baca juga: Jenderal Dudung Catat Prestasi Baru, Bukan di Militer Melainkan di Bidang Ini

Sebenarnya, kata dia, total pohon yang diminta untuk ditanam sebanyak 500 bibit pohon dari Balai Provinsi Papua, namun baru 200 pohon yang didapat.

"Tiap bulan, dua kali kami rutin untuk tanam pohon disekitar bantaran kali kojabu, dan akan terus berlanjut,"ujarnya.

"Hari ini tim PDAM Jayapura melakukan kegiatan penanaman pohon di bantaran kali Kampwolker, fokus kami untuk bagaimana bibit pohon nantinya bisa tumbuh dan menahan kemungkinan terjadinya longsoran tanah di sepanjang jalur perpipaan,"kata Direktur Utama PDAM Jayapura, Entis Sutisna.

Baca juga: Jenderal Dudung Catat Prestasi Baru, Bukan di Militer Melainkan di Bidang Ini

Entis mengatakan, salah satu permasalahan yang dihadapi di lapangan adalah pipa jalur Kojabu di sepanjang kali Kampwolker sampai ke Skyline, sangat rawan terjadi longsoran tanah di area yang dilewati jalur pipa.

"Saya mengucapkan terima kasih kepada komunitas pecinta alam Gemphita yang bisa bekerja sama, yang menanam bibit pohon di bantaran kali Kampwolker,"ujarnya.

"Kami harapkan penanaman ini berkesinambungan agar bisa menjaga daerah tangkapan air atau catchment area,"katanya.

Baca juga: KISAH Jenderal Dudung, Pernah Pimpin Dua Tim Khusus dalam Operasi Timor Timur

Dia menyebut, ada dua upaya yang dilakukan PDAM Jayapura dalam menjaga kelestarian sumber air, pertama adalah penanaman bibit pohon di sumber air.

"Penanaman pohon di sumber air dimaksudkan untuk menjaga cadangan air ketika hujan melanda. Dengan adanya pepohonan di area hutan, akan memungkinkan timbunya cadangan air di sumber air,"ujarnya.

Ia menambahkan, upaya pelestarian yang kedua adalah penanaman pohon di sekitar jalur pipa. Pepohonan yang menjadi prioritas ditanam adalah bambu, agar bisa memperkuat pondasi di area pipa transmisi.(*)

Sumber: Tribun Papua
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved