Pemkab Jayapura

Belum Lakukan Pemetaan Lokasi Stunting, Ini Alasan Kadinkes Jayapura

Kepala Dinas Kesehatan Kahirul Lie menyatakan hingga saat ini Kabupaten Jayapura belum melakukan pemetaan stunting.

Tribun-Papua.com/Putri Nurjannah Kurita
Kepala Dinas Kesehatan, Kahirul Lie. 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Putri Nurjannah Kurita

TRIBUN-PAPUA.COM, SENTANI - Kepala Dinas Kesehatan Kahirul Lie menyatakan hingga saat ini Kabupaten Jayapura belum melakukan pemetaan stunting.

Dalam keterangannya kepada Tribun-Papua.com, Khairul menjelaskan pihaknya masih mempersiapkan data akurat untuk tiap wilayah untuk melihat persentase stunting.

"Kita sudah memerintahkan kepada Puskesmas yang ada untuk melakukan pengukuran, dari petugas gizi juga petugas lainnya," kata Kahirul Lie di Kantor Bupati, Gunung Merah, Sentani, Senin (13/6/2022).

Baca juga: Kasus Stunting di Kabupaten Jayapura Capai 29 Persen, Khairul Lie: Tersebar di 11 Kampung

Diungkapkan, pada 2021, angka stunting pada balita yang diukur hanya berkisar 64 persen.

"Kami ingin agar 100 persen balita, sehingga dari data tersebut yang dapat memberikan gambaran real kondisi stunting," ujarnya.

 

 

Secara nasional, kata Kahirul Lie, angka stunting di Kabupaten Jayapura yang dirilis oleh Badan Perencanaan Pembangunan Nasional yaitu 29 persen.

Baca juga: Dokter Andrew: Pencegahan Stunting Bukan Hanya pada Sektor Kesehatan

Sementara itu, berdasarkan data tahun lalu ada 11 kampung lokus stunting dan datanya sedang diperbarui.

"Nanti kami update sehingga bisa dilihat, apakah ada kampung-kampung masih tergolong lokus stunting, atau ada penambahan lokus baru," katanya. (*)

Sumber: Tribun Papua
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved