Nasional

ECA International Rilis Daftar 10 Kota dengan Biaya Hidup Termahal di Dunia

Sebagai gambaran, dalam laporan yang dirilis ECA International tersebut mencontohkan harga rata-rata secangkir kopi di Hongkong seharga USD 5,21.

ANDREA PATTARO/AFP
ILUSTRASI 

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Perusahaan mobilitas global ECA International pun telah merilis daftar tahunan kota-kota termahal di dunia untuk ditinggali.

Penghitungan tersebut berdasarkan beberapa faktor, termasuk harga rata-rata kebutuhan rumah tangga seperti susu dan minyak goreng, tarif sewa, utilitas, angkutan umum dan kekuatan mata uang lokal.

Secara berturut-turut, Hongkong dinobatkan sebagai kota termahal di dunia untuk ketiga kalinya.

Hal itu didukung oleh harga yang lebih tinggi dan mata uang yang lebih kuat selama setahun terakhir.

Baca juga: Erick Thohir Bocorkan Kunci Sukses Indonesia Mengikis Ketergantungan terhadap Impor

Sebagai gambaran, dalam laporan yang dirilis ECA International tersebut mencontohkan harga rata-rata secangkir kopi di Hongkong seharga USD 5,21.

Sementara di New York seharga USD 5,08. Contoh lain, harga rata-rata minyak goreng satu liter di Hongkong mencapai USD 5,83 dan di New York seharga USD 5,68.

“Meskipun Hong Kong telah dipengaruhi oleh kenaikan inflasi global yang lebih sedikit dibandingkan dengan lokasi regional dan global lainnya pada tahun lalu, namun Hong Kong tetap menjadi lokasi yang paling mahal di dunia” kata Lee Quane, Direktur Regional Asia di ECA International dikutip dari ECA International, Minggu (12/6/2022).

Asia menjadi benua termahal, mengingat beberapa negara masuk dalam daftar 10 besar, antara lain Hongkong, Tokyo, Seoul, Shanghai, dan Guangzhou. Mayoritas merupakan kota-kota di daratan China.

Baca juga: Presidensi G20, Kemkominfo Tekankan Pentingnya Strategi Komunikasi yang Tepat Sasaran

Quane bilang alasan utama kenaikan peringkat mereka adalah berlanjutnya kekuatan yuan Tiongkok terhadap mata uang utama lainnya. Ditambah, tingkat inflasi yang lebih tinggi dari biasanya.

Sementara itu, peringkat Singapura tetap tidak berubah pada tahun 2022 meskipun ada kenaikan harga yang signifikan dalam 12 bulan terakhir, dengan biaya sewa rumah, utilitas dan harga bensin mengalami pertumbuhan tertentu.

Halaman
123
Sumber: Tribun Papua
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved