Jumat, 24 April 2026

Pemkot Jayapura

Kembangkan Objek Wisata Berbasis Masyarakat, Dispar Kota Jayapura Dorong ini

Dinas Pariwisata (Dispar) Kota Jayapura terus berupaya mendorong pengembangan objek pariwisata berbasis masyarakat

Penulis: Aldi Bimantara | Editor: Maickel Karundeng
Tribun-Papua.com/Aldi Bimantara
JAYAPURA TERKINI - Kepala Dinas Pariwisata Kota Jayapura Matias Benoni Mano, dalam suatu kesempatan. 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Aldi Bimantara

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Dinas Pariwisata (Dispar) Kota Jayapura terus berupaya mendorong pengembangan objek pariwisata berbasis masyarakat

Hal itu disampaikan Kepala Dinas (Kadis) Dinas Pariwisata Kota Jayapura Matias Benoni Mano, kepada Tribun-Papua.com Senin (13/6/2022).

Baca juga: Tuntut KPK Hentikan Kasus Korupsi RHP, Forum Peduli Ricky Ham Pagawak Gelar Demo

"Kami terus berupaya dalam mengembangkan suatu destinasi itu harus ada keterlibatan masyarakat, agar masyarakat setempat itu bisa merasa memiliki tempat wisata itu, dan juga mendapatkan manfaat ekonomi,"katanya.

Menurutnya, pengembangan wisata berbasis masyarakat di Kota Jayapura, mulai dari wisata pantai, ekowisata mangrove, dan berbagai festival.

Baca juga: Rabu Besok, Bupati Eltinus Omaleng Deklarasi Jadi Calon Gubernur Papua Tengah

"Dalam festival-festival tahunan yang kita adakan pun itu pasti kita libatkan masyarakat lokal, mereka menjual, menampilkan seni dan budaya masing-masing,"ujarnya.

Matias mencontohkan misalnya, dalam pengembangan ekowisata mangrove di Kampung Tobati, nantinya akan ada sistem bagi hasil antara Pemerintah dan juga masyarakat setempat.

"Tentu walaupun Pemerintah kendati mendapatkan bagian terkecil, tetapi yang terpenting adanya pemasukan,"katanya.

Baca juga: Jelang KMAN, PHRI Papua Optimalkan Sektor Perhotelan Bagi Wisatawan

Kemudian, Matias menyebutkan apabila ekowisata mangrove Tobati dibuka akan memberikan kesempatan untuk masyarakat yang ingin menjual makanan dan minuman, aksesoris khas Papua dan kerajinan lainnya pada lokasi itu.

"Dengan begini, masyarakat lokal itu akan bisa merasakan manfaat ekonomi dari pengembangan destinasi wisata yang masuk ke kampungnya,"ujarnya.

Baca juga: Komunitas Jayapura Litter Pickers Gelar Aksi Pungut Sampah di Bukit Tungkuwiri

Dia mengatakan, apabila masyarakat betul-betul diberdayakan dalam suatu destinasi wisata dan dapat mengambil manfaat positif, maka rasa memiliki akan muncul untuk menjaga dan merawat objek wisata.

"Makanya pola-pola seperti ini harus kita dorong dan kita upayakan, karena masyarakat kita di daerah wisata harus punya rasa sadar wisata, mampu bersikap ramah dan menciptakan suasana nyaman serta aman, bagi para wisatawan yang berkunjung,"katanya.

Baca juga: Mengintip Keseruan Sekolah Alternatif Papua: Belajar di Ruang Terbuka hingga Pemutaran Film

Ia menambahkan, pihaknya mengimbau kepada seluruh stakholerd agar mampu melihat peluang yang ada, dan bagaimana berkolaborasi bersama mayarakat untuk mewujudkannya.(*)

Sumber: Tribun Papua
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved