Kesehatan

Berantas Malaria, Dinkes Papua Barat Latih 92 Masyarakat Manokwari

Dinas Kesehatan Provinsi Papua Barat, menggelar pelatihan kader malaria di Kabupaten Manokwari

Editor: Musa Abubar
Tribun-PapuaBarat.com/Safwan Raharusun
Suasana pembukaan pelatihan kader malaria di Kabupaten Manokwari, Papua Barat, Senin (13/6/2022) 

TRIBUN-PAPUA.COM,JAYAPURA - Dinas Kesehatan Provinsi Papua Barat, menggelar pelatihan kader malaria di Kabupaten Manokwari

Latihan kader malaria ini, melibatkan sedikitnya 92 masyarakat Manokwari, dengan tujuan untuk bersinergi dalam memberantas penyebaran malaria di daerah itu.

Baca juga: Ini Harapan Kadisdik Kabupaten Jayapura usai Serahkan Bantuan Komputer ke Lima Sekolah

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Papua Barat, Otto Parorrongan mengatakan, malaria di sebuah daerah (Manokwari) merupakan tugas semua pihak.

"Kita tidak boleh melimpahkan semua tanggungjawab malaria ke petugas kesehatan dan lainnya," kata Otto kepada TribunPapuaBarat.com, Senin (13/6/2022)

Baca juga: Perjuangkan Tes CAT 20 Ribu Honorer, BKD Papua: Belum Ada Kejelasan Soal Waktu

Dia mengatakan, kemampuan pemerintah daerah untuk melakukan penanganan penyakit itu terbatas.

"Kalau tugas pemberantasan malaria dilaksanakan oleh kita semua, maka itu yang paling bagus," ujarnya

Ia berharap, penanganan malaria di Manokwari antara pemerintah dan masyarakat harus bisa berjalan bersama-sama.

"Momen ini kita akan mengajarkan kawan-kawan agar bagaimana caranya bisa menangani masyarakat yang sakit malaria,"kata Otto.

Baca juga: Kabar Baik, Satgas Umumkan Kota Jayapura Kembali Zero Covid-19

Lanjut dia, mulai dari cara ambil darah hingga menyimpan sampel akan diajarkan ke para kader malaria.

"Tempat tinggal kita di Manokwari, masuk dalam wilayah yang menyumbang sebagian besar malaria di Papua Barat,"ujarnya

Menurut dia, lain halnya dengan Kabupaten Teluk Bintuni, Sorong dan Kota Sorong, tren kasus malarianya masih sangat sedikit.

Baca juga: Update Virus Corona di Papua dan Papua Barat hingga Senin 13 Juni 2022: Total Kasus Capai 80.144

"Hanya kita di Manokwari yang sangat tinggi kasus malaria di Papua Barat,"katanya.

Selain itu, berdasarkan data yang di himpunan TribunPapuaBarat.com, untuk Papua Barat terjadi penurunan kasus malaria dari 50.766 kasus malaria.

Secara annual parasite incidence (API) 85,1 per seribu penduduk di 2009.

Baca juga: Masih Ingat AKBP Untung Sangaji, Kalau Ada yang Tiba-tiba Demo DOB PPS: Saya Tangkap!

Kini, untuk 2021 Papua Barat turun menjadi 7,628 kasus malaria dengan API 8,11 per seribu penduduk.

Sementara, untuk Kabupaten Manokwari pada 2021 kasus malaria 4,169 dengan API 24.56 per seribu penduduk.(*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved