Polisi Tetapkan 14 Anggota DPRD Painai Jadi Tersangka Korupsi Dana APBD 2018, Kerugian Capai Rp 59 M

Direktorat Kriminal Khusus Polda Papua menetapkan 14 orang di lingkungan DPRD Painai sebagai tersangka kasus korupsi APBD tahun anggaran 2018.

KOMPAS/HERU SRI KUMORO
Ilustrasi korupsi - Direktorat Kriminal Khusus Polda Papua menetapkan 14 orang di lingkungan DPRD Painai sebagai tersangka kasus korupsi APBD tahun anggaran 2018. 

TRIBUN-PAPUA.COM - Sebanyak 14 angota DPRD Painai, Papua, ditetapkan sebagai tersangka kasus korupsi APBD tahun anggaran 2018 oleh Direktorat Kriminal Khusus Polda Papua.

Direktur Direktorat Kriminal Khusus Polda Papua Kombes Sanchez Napitupulu mengatakan, kasus tersebut diduga dilakukan bersama-sama oleh seluruh anggota DPRD dan Sekretaris Dewan (Sekwan) Paniai.

Kerugian negara akibat kasus korupsi tersebut diperkirakan mencapai Rp 59 miliar.

"Kasus tersebut diduga dilakukan oleh 23 anggota dewan dan Sekwan, kerugian negara diperkirakan mencapai Rp 59 miliar dan sudah 14 orang ditetapkan sebagai tersangka," ujar Sanchez, di Jayapura, Jumat (17/6/2022).

Baca juga: Kantor KPU Fakfak Digeledah, 50 Dokumen LPJ Dana Hibah Pilkada Disita Kejaksaan: Indikasi Korupsi

Dari 14 orang yang telah ditetapkan sebagai tersangka, di dalamnya termasuk Sekwan dan ada empat orang yang statusnya masih aktif sebagai anggota DPRD Paniai.

Sanchez mengakui para penyidiknya menemui kendala dalam pengungkapan kasus tersebut karena ada beberapa anggota DPRD Paniai sudah tidak menjabat.

"Banyak yang sudah tidak menjabat, alamat dan nomor ponselnya sudah berubah," kata dia.

Mengenai modus korupsinya, Sanchez menjelaskan, mereka berencana membuat kegiatan namun tidak dilakukan, sementara anggarannya dibagikan secara berkala kepada para anggota dewan.

Baca juga: KPK Sita Aliran Uang dan Dokumen terkait Kasus Dugaan Korupsi di Mamberamo Tengah Papua

"Mereka rencananya akan melakukan kegiatan peningkatan kapasitas lembaga, namun kegiatannya tidak pernah dilaksanakan. Masing-masing anggota dewan menerima dana Rp 500 juta tiap triwulan," terang Sanchez.

Para tersangka dijerat dengan Pasal 1 dan 2 UU Pemberantasan Korupsi dengan ancaman pidana penjara minimal empat tahun maksimal dua puluh tahun dengan denda minimal sebesar dua ratus juta dan maksimal satu miliar. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul 14 Anggota DPRD Painai Papua Jadi Tersangka Korupsi Dana APBD 2018

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved