Papua Barat Terkini

Kodam Kasuari Diminta Transparan Usut Kasus Penembakan oleh Oknum TNI di Pesta Pernikahan: Lamban?

Keluarga korban menyebut, kasus penembakan yang ditangani POM Kodam XVIII Kasuari ini terkesan lamban dan tidak transparan. 

Unsplash.com/@r1ppy
Ilustrasi Peluru 

TRIBUN-PAPUA.COM, MANOKWARI - Informasi penanganan kasus penembakan oleh oknum TNI saat pesta pernikahan di Kampung Aimasi, Distrik Prafi, Manokwari, Papua Barat pada 3 Juni 202, sempat menguap.

Terbaru, keluarga korban mendesak Panglima Kodam XVIII Kasuari dan jajaran POM Kodam terbuka soal penyelidikan hingga penyidikan terhadap oknum pelaku.

Diketahui dalam peristiwa itu oknum TNI yang juga mempelai pria, Sertu AFTJ, melepas tembakan hingga menewaskan adik iparnya, IVN (16), dan melukai prajurit TNI, Sertu B. 

Yenita Balaweling, kakak almarhum mengatakan, kasus yang ditangani POM Kodam XVIII Kasuari ini terkesan lamban dan tidak transparan. 

Baca juga: Prajurit TNI Penembak Adik Ipar saat Pesta Nikah di Manokwari Akhirnya Diringkus

"Saya sebagai kakak korban merasa kasus ini sepertinya lamban dan tidak transparan. Seperti belum ada kelanjutannya begitu," ujar Yenita, Minggu (19/6/2022). 

Yenita mengaku mendapatkan informasi bahwa akan segera dilakukan rekonstruksi kasus penembakan.

Namun pihak keluarga hingga kini belum mendapat kabar resmi dari pihak POM Kodam.

  Terakhir, dirinya bersama keluarga telah diperiksa oleh penyidik POM Kodam dan belum ada kelanjutan lagi setelah itu. "Iya satu pekan setelah peristiwa kami sempat diperiksa.

Penyidik datang ke rumah. Kebetulan saya waktu kejadian berada tepat di belakang almarhum sehingga saya juga turut diperiksa," ucapnya.

Saat itu, lanjut Yenita, ia diminta menandatangni Berita Acara Pemeriksaan (BAP). 

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved