Papua Terkini

NPCI Papua Nilai Peparpeprov 2022 Sebagai Momentum Kebangkitan Atlet Disabilitas

Dinas Olahraga dan Pemuda (Disorda) Provinsi Papua akan menggelar Pekan Paralimpik Pelajar Provinsi Papua 2022 pada 23 sampai 25 Juni mendatang.

Penulis: Raymond Latumahina | Editor: Musa Abubar
Tribun-Papua.com/Raymond Latumahina
Ketua Umum National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Papua, Jaya Kusuma mendukung Dinas Olahraga dan Pemuda provinsi setempat menggelar Pekan Paralimpik Pelajar Provinsi Papua 2022 

Laporan wartawan Tribun-Papua.com, Raymond Latumahina

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Dinas Olahraga dan Pemuda (Disorda) Provinsi Papua akan menggelar Pekan Paralimpik Pelajar Provinsi (Peparpeprov) Papua 2022 pada 23 sampai 25 Juni mendatang.

Peparperov kali ini akan dilaksanakan di dua venue, yaitu Stadion Lukas Enembe dan venue akuatik di Kampung Harapan, Kabupaten Jayapura, Papua.

Baca juga: 19 Kabupaten di Papua Masuk Daftar Kinerja Rendah: Cek Daerah Anda

Dua cabang olahraga akan dipertandingkan dalam event ini, yakni para-renang dan para-atletik.

Peparpeprov 2022 ini akan diikuti sekitar 63 atlet para-atletik dan 30 atlet para-renang dari 7 kota dan kabupaten di Papua.

Dalam event tersebut, Disorda Papua bekerjasama dengan National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Papua.

Baca juga: Pemuda Papua Ini Pertanyakan Sikap Gubernur Lukas Enembe Dukung Pemekaran DOB

Ketua Umum NPCI Papua, Jaya Kusuma, menyambut baik atas inisiasi Disorda Papua untuk melaksanakan Peparperpov 2022 ini.

Sebab, menurut Jaya Kusuma, event ini menjadi ajang pencarian atlet-atlet baru yang akan dipersiapkan jelang Pepapernas 2023 mendatang.

“Di event ini tidak hanya atlet baru, asalkan mengikuti ketentuan umur 17 tahun ke bawah, karena memang untuk mencari atlet untuk persiapan Peparpenas di Palembang tahun 2023,”kata Jaya Kusuma, Selasa (21/6/2022).

Baca juga: Lukas Enembe Dukung DOB 7 Provinsi, AMPTPI: Khianati Aspirasi Rakyat Papua

Kendati persiapan event ini cenderung singkat dan mendadak, tapi Jaya Kusuma mengapresiasi atas upaya Disorda Papua untuk membina atlet-atlet disabilitas.

Karenanya, Jaya Kusuma berharap, melalui Peparpeprov 2022 ini bisa melahirkan atlet-atlet para-renang dan para-atletik berprestasi yang baru.

“Yang perlu kita syukuri, kebangkitan atlet penyandang disabilitas di Papua sudah mulai nampak, karena program sudah dibuat oleh pemerintah untuk menampilkan atlet-atlet kita,”tambah dia. (*)

Sumber: Tribun Papua
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved