Pemekaran Papua
Mahasiswa Meepago Teriaki Elit Politik Stop Dukung DOB dan Otsus Hingga Tantang Bupati Eltinus
Solidaritas Mahasiswa wilayah Meepago se-Kota Studi Jayapura meneriaki elit politik stop mendukung DOB dan Otsus dalam mimbar bebas
TRIBUN-PAPUA.COM,JAYAPURA - Solidaritas Mahasiswa wilayah Meepago se-Kota Studi Jayapura meneriaki elit politik stop mendukung DOB dan Otsus dalam mimbar bebas yang digelar di Asrama Mimika
Mimbar bebas penolakan Daerah Otonomi Baru dan Otsus Jilid II itu berlangsung di Halaman Asrama Mimika, Perumnas I Waena, Kota Jayapura, Papua.
Baca juga: Mahasiswa Meepago se-Kota Jayapura Gelar Mimbar Bebas Tolak DOB: Eltinus Omaleng Stop Ambisi
Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam solidaritas itu berkumpul sejak pukul 08.00 WIT kemudian tepat pukul 09.00 WIT, mereka melangsungkan mimbar bebas.
Sebenarnya mimbar bebas itu bertujuan untuk menolak tegas rencana pemerintah pusat melakukan pemekaran Daerah Otonomi Baru di wilayah paling timur ini.
Baca juga: Dulu Pembasmi Teroris di Jawa, AKBP Untung Kini Dipromosikan: Ini Jabatan Barunya!
Selanjutnya, momentum itu juga untuk menentang deklarasi sepihak yang dilakukan Bupati Mimika, Eltinus Omaleng terkait Provinsi Papua Tengah, DOB dan otsus, beberapa hari lalu.
Massa aksi membawa sejumlah spanduk yang memuat tulisan kritikan tajam dan pedas kepada Bupati Eltinus Omaleng.
Baca juga: Polisi Beri Teguran Keras bagi Pengendara Truk Tronton Bermuatan Orang di Jayapura
"Kawan-kawan, kita harus tegas. Bupati Mimika Eltinus Omaleng dan para bupati di wilayah Meepago stop perkosa rakyat kecil, kalian elit politik stop dukung DOB dan Otsus," teriak salah seorang mahasiswi saat orasi.
Masih dalam orasi, ia juga meneriaki mahasiswa Meepago di Kota Jayapura menolak tegas deklarasi sepihak yang dilakukan Bupati Eltinus Omaleng.
Baca juga: Persiapan Pemilu 2024, KPU dan Bawaslu Kabupaten Jayapura Lakukan Ini
"Hari ini kita harus tolak. Elit politik itu mengatasnamakan rakyat Papua untuk dukung DOB,sekali lagi Bupati Mimika kau stop, harus dengar suara rakyat,"katanya.
Hal serupa juga disampaikan Yabet Degei dalam orasinya. Menurut dia, seluruh mahasiswa bersama rakyat di wilayah Meepago menolak tegas deklarasi sepihak dari Bupati Eltinus.
Baca juga: Ikuti Kontingen Prapenas, Ini Harapan Wabup Giri Wijayantoro untuk Peserta
"Mewakili mahasiswa dan seluruh rakyat Meepago kami tidak pernah ingin adanya DOB Provinsi Papua tengah, itu hanya kepentingan seorang Bupati Mimika,"ujarnya.
Bupati Eltinus Omaleng dinilai terkesan memaksakan diri dengan kepentingan sepihak, tak memikirkan suara rakyat.
Baca juga: Cara Gunakan Minyak Cengkeh untuk Basmi Serangga di Rumah
"Bupati Mimika tidak memikirkan suara rakyat. Deklarasi kemarin supaya semua tahu bahwa itu kelihatan terpaksa,"kata Yabet.
Melalui mimbar bebas itu, Yabet bersama rekan-rekannya berpendapat baiknya jangan deklarasi itu mengatasnamakan rakyat Meepago. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papua/foto/bank/originals/deklarasi-eltinus.jpg)