ypmak
Yayasan Pemberdayaan Masyarakat Amungme dan Kamoro (YPMAK)

Info Jayapura

Damkar Kota Jayapura Turunkan 4 Unit Mobil Padamkan Api di Perumahan Kodam Cenderawasih

Sebanyak enam unit rumah hangus dilahap si jago merah di kompleks Perumahan Kodam XVII Cenderawasih

Penulis: Arni Hisage | Editor: Maickel Karundeng
Tribun-Papua.com/Stella Lauw
Kabid Pemadam Kebakaraan Kota Jayapura, Margaretha Veronica Kirana mengatakan pihaknya menurunkan 4 unit mobil pemadam kebakaran (damkar) untuk memadamkan api di Perumahan Kodam XVII Cenderawasih 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Stella Lauw

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Sebanyak enam unit rumah hangus dilahap si jago merah di kompleks Perumahan Kodam XVII/Cenderawasih

Kabid Pemadam Kebakaraan Kota Jayapura, Margaretha Veronica Kirana mengatakan pihaknya menurunkan 4 unit mobil pemadam kebakaran (damkar) untuk memadamkan api.

Baca juga: Sebulan Pelarian, Pembunuh serta Perudapaksa Wanita di Sentani Papua Diringkus: Dipicu Miras

"Kami turunkan empat unit mobil Damkar itu terdiri dari tiga kendaraan penyemprot dan 1 unit kendaraan suplai air,"kata Margaretha kepada Tribun-Papua.com, Jumat, (24/6/2022).

"Satu unit kendaraan damkar kami dari Heram dengan jarak lokasi yang jauh. kami arahkan untuk tetap berjaga disana mengantisipasi,"ujarnya.

Menurutnya, informasi kebakaran diterima dari warga pukul 12.34 WIT yang terjadi di Perumahan Kodam XVII Cenderawasih, barak sipil Kodam Lama di RT 01/ RW 05, Kelurahan Gurabesi.

Baca juga: Ungkap Kasus Pelecehan Hingga Pembunuhan, Polisi: Pelaku Geram Diteriaki Gigi Ompong

Ia menyebut kebakaran tersebut menghaguskan 3 rumah bagian depan, merambat ke 3 rumah bagian belakang, jadi total 6 unit rumah yang hangus terbakar.

Api diduga berasal dari salah satu rumah akibat korsleting listrik.

Baca juga: Tak Mau Renggang dengan PDIP Gara-gara Ganjar, Ketum Nasdem: Kenapa Harus Salam Pengertian?

"Dengan bangunan rumah berbahan papan cepat terbakar dan cepat merambat dikarenakan karena berada diketinggian sehingga angin cukup kencang,"katanya

Menurut dia, pihaknya terhambat lantaran akses masuk ke lokasi kebakaran agak susah.

Baca juga: Bisa Dilihat dari Wilayah Indonesia, Catat 2 Fenomena Langit Langka pada 25 dan 26 Juni

"Kami susah lewati lokasi kebakaran, kemudian sumber air juga susah, sehingga kami mengharapkan proses pembangunan dari pemerintah serta para pengemban maupun pihak Kodam bersinergi dengan pihak kami Damkar,"ujarnya.

Sehingga, kata dia, keadaan bisa dimaksimalkan ketika terjadi kebakaran seperti ini.

"Kami harap minimal bisa melakukan manuver di lokasi perumahan yang terbakar,"katanya.(*)

Sumber: Tribun Papua
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved