Pemkab Jayapura

Peringati HANI Ini Pesan Warga Binaan di Lapas Doyo Sentani Papua

Sebanyak 60 warga binaan di Lapas Kelas II A Narkotika Jayapura mengikuti Program Rehabilitasi Sosial.

Tribun-Papua.com/Putri Nurjannah Kurita
Sebanyak 60 warga binaan ikuti Program Rehabilitasi Sosial berpesan kepada anak muda di Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II A Narkotika Jayapura, Doyo Baru, Distrik Waibu, Kabupaten Jayapura, Jumat (27/6/2022). 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Putri Nurjannah Kurita

TRIBUN-PAPUA.COM, SENTANI - Warga binaan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II A Narkotika Jayapura menyampaikan pesan kepada anak muda agar tidak memakai narkoba atau sekadar mencoba barang haram tersebut.

Pesan tersebut disampaikan warga binaan di Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) jatuh pada Minggu (27/6/2022).

Sebanyak 60 warga binaan di Lapas Kelas II A Narkotika Jayapura mengikuti Program Rehabilitasi Sosial.

Baca juga: Kampung Nolokla Papua Siap Perangi Narkoba

Program tersebut telah berjalan sejak Februari 2022 lalu dan berkahir di Juli 2022 nanti.

Pada hari Anti Narkotika Internasional, warga binaan inisial FI mengatakan, dirinya telah mengikuti program rehabilitasi selama empat bulan.

"Selama mengikuti rehab saya lebih disiplin, saya ingin sekali terbebas. Jika sudah tercapai pasti semuanya dapat dilakukan," kata FI di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II A Narkotika Jayapura, Doyo Baru, Distrik Waibu, Kabupaten Jayapura, Senin (27/6/2022).

 

 

FI berharap, para pemuda saat ini agar menghindari pergaulan yang salah. Dari pergaulan, katanya, muncul penyalahgunaan narkotika dan minuman keras (miras).

"Hubungan saya dengan rekan sangat baik, kami bersama saling mendukung, susah atau senang, kami juga saling mengingatkan," ujarnya.

Warga binaan lainnya SF, menyampaikan telah berada di lapas selama empat tahun.

"Kami di sini belajar menghindari narkoba, paling banyak melalui konseling rohani," ujarnya.

Baca juga: Satgas P4GN TNI AU Gelar Sosialisasi Bahaya Narkotika di Lanud Silas Papare

Pada kesempatan tersebut, Ia menjelaskan selama ini mendapat kunjungan dari keluarga.

"Saya di sini belajar banyak dan mulai hidup baru lagi, tidak ada keinginan lagi untuk memakai narkoba," katanya.

SF juga berpesan kepada generasi saat ini agar tidak mengikuti jejaknya lantaran hal tersebut sangat merugikan bagi diri, keluarga, dan masyarakat.

"Ketika keluar dari lapas ini, saya juga ingin bekerja untuk memberantas narkoba, mengedukasi masyarakat di luar sana bahwa bahaya mengenai bahaya menggunakan narkoba," ujarnya. (*)

Sumber: Tribun Papua
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved