Pemkab Jayapura
Sukseskan KMAN ke-VI, Ondoafi Jouwe dari Kampung Kayo Pulau Harapkan Nilai Adat Ditonjolkan
Kesiapan Kampung Kayo Pulau sebagai salah satu tempat penyelenggaraan KMAN ke-VI di Kota Jayapura ialah dari sisi hunian bagi para tamu.
Penulis: Aldi Bimantara | Editor: Roy Ratumakin
Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Aldi Bimantara
TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Berkomitmen penuh siap sukseskan Kongres Masyarakat Adat Nusantara (KMAN) ke-VI pada Oktober 2022 mendatang, nilai adat diharapkan lebih ditonjolkan.
Hal tersebut disampaikan Ondoafi Jouwe dari Kampung Kayo Pulau Nicolaas I A Jouwe, saat ditemui Tribun-Papua.com di Rumah Adat O Mrroo Wai Jai Hawe Wane Kampung Kayo Pulau Jayapura, Senin (4/7/2022).
"Kami masyarakat adat Kampung Kayo Pulau pada prinsipnya siap menyukseskan KMAN ke-VI di Kabupaten Jayapura, dan Kampung Kayo Pulau juga dipercayakan untuk 2 tema atau kegiatan," katanya.
Baca juga: Kampung Doyo Baru Sentani Siapkan Dana Rp 50 Juta Dukung KMAN
Lelaki berbaju batik itu menjelaskan, saat ini kesiapan Kampung Kayo Pulau sebagai salah satu tempat penyelenggaraan KMAN ke-VI di Kota Jayapura ialah dari sisi hunian bagi para tamu.
"Kami telah menyiapkan tempat tinggal sesuai kebutuhan, yang akan dibutuhkan selama acara berlangsung, untuk di Kota Jayapura telah disiapkan di Skouw dan Enggros," jelasnya.
Nicolaas menyebutkan, pihaknya telah menyiapkan sejauh ini sebanyak 10 rumah yang akan menjadi tempat tinggal bagi peserta kongres.
"Jadi ada 10 rumah di Kampung Tahima Soroma Kayo Pulau yang disiapkan, termasuk rumah adat ini, dan ke depannya nanti kita lihat rumah-rumah mana yang bisa ditempati lagi," sebutnya.
Dalam kesempatan itu, pihaknya mengharapkan melalui momen KMAN ke-VI ini ialah, nilai budaya adat yang ditonjolkan dari berbagai hal mulai dari tari-tarian, makanan lokal, hingga kerajinan khas setempat.
"Saya pikir proses adat harus dijalankan ketika proses pembangunan telah dikerjakan, dan hanya bisa dikerjakan oleh Ondoafi dengan mengundang suadara-saudara lain untuk bergabung," katanya.
Baca juga: Wabup Giri Wijayantoro Ajak Masyarakat Jayapura Sukseskan Porkab, KMAN, dan FDS
Momen seremonial adat seperti itulah, yang diharapkannya dapat menjadi nilai jual dan daya tarik bagi peserta kongres adat, ataupun wisatawan yang berkunjung.
"Tentu kita berharap dengan Kongres Masyarakat Adat Nusantara ke-VI ini, nilai-nilai budaya dan tradisi kami di wilayah Tabi dapat lebih dikenal serta dipahami oleh masyarakat Indonesia bahkan dunia," tambahnya.
Terakhir, Nicolaas menegaskan pihaknya ingin menonjolkan semua budaya Tabi harus dapat tampil dalam KMAN ke-VI sehingga semakin banyak yang tahu dan meningkatkan minat kunjungan wisatawan ke Kampung Tahima Soroma Kayo Pulau. (*)