Pemilu 2024

Geser Ridwan Kamil dan Anies Baswedan, Sosok Ini Jadi Penerus Tahta Ma'ruf Amin, Menteri Terkaya

Menteri terkaya Jokowi mampu geser Ridwan Kamil dan Anies Baswedan untuk jadi penerus tahta wakil presiden.

KOMPAS.com/AAM AMINULLAH
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Gubernur Jabar Ridwan Kamil. Diketahui, Menteri terkaya Jokowi mampu geser Ridwan Kamil dan Anies Baswedan untuk jadi penerus tahta wakil presiden. 

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA – Panasnya tensi politik jelang Pemilu 2024 tak hanya soal kandidat calon presiden (capres), melainkan pula calon wakil presiden (cawapres).

Tiga kandidat terkuat menduduki tahta wakil presiden pada 2024 adalah Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, dan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno.

Namun, menteri terkaya Jokowi mampu geser Ridwan Kamil dan Anies Baswedan untuk jadi penerus tahta wakil presiden.

Hal ini dilihat berdasarkan hasil survei CiGMark terhadap 1.200 responden berusia di atas 15 tahun di 34 provinsi pada periode 9 sampai 17 Juni 2022.

Baca juga: Geser King Maker, Sosok Ini Jadi Tokoh Kunci Ganjar dan Prabowo Menang Pilpres 2024

Dalam top of mind cawapres, nama yang paling menonjol adalah Sandiaga Uno dengan 7,7 persen, mengalahkan Ridwan Kamil dengan 6,2 persen dan Anies Baswedan dengan 4,9 persen.

Kemudian, berdasrkan hasil survei Poltracking Indonesia pada Kamis (9/6/2022), nama Menparekraf Sandiaga Uno berada di urutan teratas dalam keterpilihan Cawapres, dengan simulasi 10 nama figur.

Direktur Eksekutif Poltracking, Hanta Yuda menyatakan, Sandiaga Uno mendapati perolehan suara 15,5 persen dan menempati urutan pertama.

Survei Poltracking ini digelar dalam periode 16-22 Mei 2022 dengan jumlah sampel dalam survei ini melibatkan 1.220 responden.

Meskipun berbagai lembaga survei menempatkan dirinya di jajaran atas tokoh dengan elektabilitas tertinggi, sebagai capres maupun cawapres, Sandiaga Uno mengatakan, keputusan untuk maju sebagai calon presiden atau calon wakil presiden pada pemilihan umum tahun 2024 berada di tangan partai.

Baca juga: Geser Anies Baswedan, Ganjar Pranowo Punya Cawapres Ideal, Sesama Gubernur di Pulau Jawa

Sandiaga tetap menghormati keputusan dari Partai Gerindra tentang siapa yang bakal diusung ke depannya.

"Elit kita (Gerindra) akan ketemu Rakernas bulan Agustus 2022, dan ini yang akan menjadi masukan kepada para pengambil kebijakan," kata Sandiaga.

Sebagai orang yang ada di ranah politik, ia harus mentaati asas partai.

"Kita taat asas, tahu bagaimana prosesnya, tapi saya yakin semua (elit Partai Gerindra) yang akan mengambil kebijakan itu memiliki kebijaksanaan," lanjut dia.

Wakil dewan pembina Partai Gerindra ini tak menampik bahwa hasil survei sejumlah lembaga menempatkan dirinya di jajaran atas elektabilitas tertinggi, apalagi di bursa Cawapres.

Baca juga: PAN Pasang Radar, Ridwan Kamil Bakal Capres Potensial

Survei itu, menurutnya adalah salah satu alat pengukur, namun balik lagi keputusan ada di tangan elit partai, dan ia percaya pimpinan Partai Gerindra tahu apa yang terbaik.

"Tentunya angka survei itu merupakan potret dan data yang memperkaya, tapi pada akhirnya-kan yang mengambil keputusan itu partai politik dan elit politik," pungkasnya. (*)

Sumber: Tribun Papua
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved