Papua Terkini

Pendukung Bupati RHP Palang Akses Jalan di Mamberamo Tengah, Irjen Mathius Fakhiri: Tindak Tegas!

Sekelompok massa pendukung Bupati mamberamo Tengah, Papua, Ricky Ham Pagawak menutup paksa sejumlah ruas jalan dan perkantoran. Mereka melawan KPK.

KontraS for Tribun-Papua.com
Ilustrasi: Pemalangan Kantor Perwakilan Pemerintah Kabupaten Mamberamo Tengah di Sentani-Hawai, Jayapura, Rabu (22/6/2022) dilakukan sebagai wujud kekesalan mahasiswa terkait pembayaran bantuan studi. 

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Akses jalan dipalang sekelompok warga di Distrik Kobakma, Kabupaten Mamberamo Tengah, Papua sejak Sabtu (9/7/2022).

Sekelompok massa pendukung Bupati Ricky Ham Pagawak itu menutup paksa sejumlah ruas jalan dan perkantoran.

Kapolda Papua Irjen Mathius D Fakhiri mengatakan, aksi pemalangan dilakukan oleh massa yang menamakan diri sebagai Masyarakat Peduli RHP.

Baca juga: Masyarakat Adat Saireri Dukung KPK Usut Dugaan Korupsi di Pemkab Mamberamo Tengah Papua

Pemalangan, setelah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Bupati Mamberamo Tengah, Ricky Ham Pagawak sebagai tersangka kasus dugaan gratifikasi.

Fakhiri menegaskan, aksi pemalangan yang mengakibatkan situasi keamanan terganggu, tidak dibenarkan dan memiliki konsekuensi hukum.

"Ada yang mengatasnamakan masyarakat, ada yang mengatasnamakan pribadi yaitu Ketua DPRD (Mamberamo Tengah) melakukan pemalangan, ."

"Itu kan nanti ada unsur melawan hukumnya, saya sudah minta itu untuk digelar oleh Pak Direskrimum untuk dilihat di mana perbuatan melawan hukumnya," kata Fkhiri di Jayapura, Senin (11/7/2022).

Kapolda Papua memastikan ada satu kompi Brimob yang hari ini tiba di Kobakma untuk membantu Personel Polres Mamberamo Tengah menangani situasi.

Jumlah tersebut masih akan bertambah karena ia masih akan memgirim dua kompi Brimob ke lokasi tersebut pada Selasa (12/7/2022).

Fakiri juga menegaskan, polisi akan memroses hukum siapa saja yang terlibat dalam aksi pemalangan tersebut.

Baca juga: Anak Tokoh Karismatik Papua Dukung KPK Usut Tuntas Dugaan Korupsi di Pemkab Mamberamo Tengah

"Nanti setelah perkuatan pasukan sampai di sana akan ada beberapa PJU yang saya kirim untuk mengevaluasi situasi di Kobakma," kata dia.

"Hasil evaluasi itu akan dilaporkan kepada saya untuk menyiapkan langkah-langkah lanjutan, baik penegakan hukum terhadap yang melakukan pemalangan atau apabila nanti ada penegakan hukum terkait KPK," pungkasnya. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Sekelompok Orang Lakukan Pemalangan Jalan dan Perkantoran di Mamberamo Tengah, Ini Kata Kapolda Papua",

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved