Kongres Masyarakat Adat Nusantara Ke VI

Panitia KMAN Renovasi Rumah Adat di 26 Kampung, Septer Manufandu: 5.400 Tamu Tinggal di Obhe

Melakukan renovasi Obhe untuk menyambut tamu, dengan menambah kapasitas ruangan. Kemudian melengkapi fasilitas penunjang seperti toilet

Penulis: Putri Nurjannah Kurita | Editor: M Choiruman
Tribun-Papua
RUMAH ADAT – Sekelompk anak Papua sedang berlatih menari di salah satu rumah adat Papua atau yang biasa disebut Obhe. Saat ini panitia KMAN Ke-VI sedang melakukan renovasi rumah adat yang akan ditempati para peserta kongres dari seluruh nusantara. 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Putri Nurjannah Kurita

TRIBUN-PAPUA.COM, SENTANI - Sepuluh rumah adat Papua atau yang biasa disebut Obhe sedang disiapkan sebagai tempat sarasehan saat Kongres Masyarakat Adat Nusantara (KMAN) Ke-VI. Rumah adat tersebut diperkirakan menampung 300 tamu yang hadir dalam acara tersebut. 

KABAR BAIK: Masyarakat Adat dari 32 Negara akan Hadiri KMAN di Jayapura Papua pada Oktober

Sekretaris Kongres Masyarakat Adat Nusantara (KMAN) Ke-VI Kabupaten Jayapura, Septer Manufandu mengatakan saat ini sedang melakukan renovasi Obhe untuk menyambut tamu, dengan menambah kapasitas ruangan. Kemudian melengkapi fasilitas penunjang seperti toilet, air bersih, dan penerangan.

Saat ini pihaknya telah menghitung ada 5.400 tamu dari seluruh Nusantara, sehingga 26 kampung di Distrik Sentani Timur, Sentani, Ebungfauw, Sentani Barat, Waibu menjadi fokus untuk menjadi tempat tinggal para tamu.

Bupati Mathius Awoitauw Ajak DPD KNPI dan OKP di Kabupaten Jayapura Dukung KMAN Ke-VI 

Kesiapan lainnya, kata Septer, di Kota Jayapura dua lokasi sarasehan akan digelar di dua rumah Ondoafi.

Sekitar 70 persen persiapan dari Kota dan Kabupaten Jayapura memastikan rumah dan akomodasi dan kesedian masyarakat untuk menerima tamu telah dipastikan.

"Konsumsi aman, kami siapakan dari wilayah Keerom, Kota Jayapura, Sarmi, Kabupaten Jayapura. Semuanya akan dikerahkan baik yang diproduksi oleh warga melalui hasil kebun, singkong, sagu, ikan yang dimiliki oleh masyarakat yang akan di kelola," katanya kepada Tribun-Papua.com, Kamis (14/7/2022).

Panitia KMAN Ke-VI Perlu Anggaran Rp 30 Miliar, Timothius: Kami Mencermati di APBD Perubahan

Sekadar informasi, pelaksanaan Kongres Masyarakat Adat Nusantara (KMAN) Ke-VI dilaksanakan pada 24-30 Oktober 2022. HUT ke-9 Kebangkitan Masyarakat Adat, dan Festival ke-6 Danau Sentani. (*)  

  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved