Hukum & Kriminal

Hendak Diperiksa KPK, Petinggi Kabupaten Mamberamo Tengah Diduga Kabur ke PNG

Satu di antara pelaku dugaan kasus suap dan gratifikasi berinisial RHP di Kabupaten Mamberamo Tengah diaporkan kabur ke Papua Nugini (PNG).

Penulis: Raymond Latumahina | Editor: Roy Ratumakin
KOMPAS/HERU SRI KUMORO
ILUSTRASI - Satu di antara pelaku dugaan kasus suap dan gratifikasi berinisial RHP di Kabupaten Mamberamo Tengah diaporkan kabur ke negara tegangga yaitu Papua Nugini (PNG). 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Raymond Latumahina

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA – Satu di antara pelaku dugaan kasus suap dan gratifikasi berinisial RHP di Kabupaten Mamberamo Tengah diaporkan kabur ke negara tegangga yaitu Papua Nugini (PNG).

Direktur Reserse Kriminal Umum (Dir Reskrimum) Polda Papua, Kombes Faizal Ramadhani membenarkan soal kaburnya RHP tersebut.

Diketahui, RHP ini sebelumnya telah dijemput oleh petugas dari kediamannya yang berada di Bokondini, Kabupaten Tolikara ke Kota Jayapura, Papua.

Baca juga: Pendukung Bupati RHP Palang Akses Jalan di Mamberamo Tengah, Irjen Mathius Fakhiri: Tindak Tegas!

Namun, RHP justru kabur dari petugas pengamanan dengan alasan pamit pulang ke rumahnya yang berada di Kotaraja, Abepura, Kota Jayapura.

“Memang, terakhir, kami dapatkan informasi, dia diantar ke pasar di dekat Skouw, itu kira-kira Kamis (14/7/2022) pagi,” kata Kombes Pol Faizal Ramadhani, Jumat (15/7/2022) malam.

 

 

Ia menjelaskan, pihak petugas pengamanan telah menyebarkan jaringan untuk menelusuri keberadaan RHP saat ini.

“Memang kami masih upayakan, kami juga sebarkan jaringan, termasuk juga kontak-kontak kita yang ada di sebelah (Papua Nugini) untuk membuktikan apakah benar dia sudah ke sana,” ujarnya.

Pada prinsipnya, Faizal Ramadhani membeberkan, Polda Papua akan tetap membantu Komisi Pemberantas Korupsi (KPK) untuk mencari RHP.

“Nah, dalam hal ini, kita membantu pencariannya, jadi kami mendampingi penyidik KPK tersebut,” tandasnya.

Perlu diketahui, sampai saat ini, pihak lembaga antirasuah tersebut juga masih belum mengumumkan secara resmi terkait status terakhir dari RHP.

Kabarnya, RHP merupakan satu di antara tersangka kasus suap dan gratifikasi pada 2013-2019 lalu. (*)

Sumber: Tribun Papua
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved