Virus Corona di Papua

Update Covid-19 di Papua dan Papua Barat hingga Minggu 17 Juli 2022: Total Kasus Capai 80.375

Berikut ini jumlah total kasus Covid-19 hingga hari ini, Minggu (17/7/2022) untuk provinsi Papua dan Papua Barat.

(Pixabay/Coyot)
Ilustrasi masker - Berikut ini jumlah total kasus Covid-19 hingga hari ini, Minggu (17/7/2022) untuk provinsi Papua dan Papua Barat. 

TRIBUN-PAPUA.COM - Berdasarkan data dalam 24 jam terakhir hingga Minggu (17/7/2022), jumlah kasus secara nasional masih bertambah sejak kasus pasien pertama terinfeksi Covid-19 diumumkan pada 2 Maret 2020.

Jumlah kasus positif Covid-19 dikonfirmasi berdasarkan pemeriksaan dengan metode polymerase chain reaction (PCR).

Berikut ini jumlah total kasus Covid-19 hingga hari ini, Minggu (17/7/2022) untuk provinsi Papua dan Papua Barat:

Baca juga: Vaksin Booster Resmi Jadi Syarat Perjalanan Dalam Negeri Mulai 17 Juli, Simak Aturan Lengkapnya

Papua

Positif: 48.751
Sembuh: 48.088
Meninggal: 580

Papua Barat

Positif: 31.624
Sembuh: 31.204
Meninggal: 382

Puncak Kasus Covid-19 Diprediksi Akhir Juli

Juru Bicara Satuan Tugas (Satgas) penanganan Covid-19, Reisa Brotoasmoro mengingatkan masyarakat agar tetap waspadai tren puncak kenaikan kasus Covid-19 yang diperkirakan terjadi pada pekan ketiga hingga pekan keempat Juli 2022.

Reisa meminta masyarakat tidak lengah karena saat ini merupakan pekan ketiga Juli yang artinya masuk rentang waktu tersebut.

"Diperkirakan puncak kasus Covid-19 pada pekan ketiga atau keempat Juli. Yang mana diprediksi terdapat 20.000 kasus positif per hari. Oleh sebab itu kita tidak boleh lengah, sebah kita masih berada dalam rentang waktu itu," ujar Reisa dalam keterangan pers yang ditayangkan YouTube Sekretariat Presiden pada Jumat (15/7/2022).

Menurut Reisa, kenaikan jumlah kasus aktif dan kasus positif Covid-19 ini berkaitan dengan perhitungan setelah dua hingga empat pekan pasca teridentifikasi munculnya varian baru.

Di Indonesia sendiri kenaikan kasus saat ini terjadi akibat penularan sub varian BA.4 dan BA.5 Omicron.

Baca juga: Booster jadi Syarat Penerbangan, Kadinkes Kabupaten Jayapura Sebut Stok Vaksin Cukup

Kedua subvarian baru ini disebutkannya menyebabkan kenaikan kasus Covid-19 di bebrapa negara dan menyebabkan gejala cukup ringan dan keterisian perawatan di RS yang cukup rendah.

Lebih lanjut Reisa mengungkapkan, hingga 13 Juli 2022 keterisian RS Covid-19 atau bed occupancy ratio (BOR) di Indonesia sebesar 3,22 persen.

Dia mengungkapkan, meski angka tersebut masih cukup rendah tetapi kenaikan sudah terjadi sejak Juni.

"Pada 23 Juni 2022, BOR tercatat sebesar 2,03 persen. Maka dapat disimpulan per 13 Juli angka keterpakaian RS secara konsisten mengalami kenaikan 0,31 persen selama sepekan terkahir. Sehingga sebaiknya kita tetap waspada," tambahnya. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 16 Juli 2022 dan Puncak Kasus Covid-19 Diprediksi Akhir Juli, Masyarakat Diminta Tak Lengah

Sumber: Kompas.com
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved