Mahasiswa Uncen Demo
Mahasiswa Uncen Jayapura Kembali Palang Kampus, Minta 4 Tuntut Segera Dipenuhi
Pada 13 Juli kemarin kami sudah palang kampus, tapi tuntutan belum dijawab. Oleh karena itu, kami demonstrasi lagi
Penulis: Hendrik Rikarsyo Rewapatara | Editor: M Choiruman
Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Hendrik Rewapatara
TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dan Majelis Permusyawaratan Mahasiswa (MPM) dari 9 Fakultas di Universitas Cenderawasih (Uncen) Jayapura, kembali menggelar aksi pemalangan jalan menuju kampus di Waena, Kota Jayapura, Provinsi Papua terkait penerimaan mahasiswa baru.
• Mahasiwa Palang Akses Kampus, Tolak Kerja Sama antara Uncen dan Korem 172/PWY
Demo kali ini para mahasiswa menyampaikan 4 point penting tuntutan di antaranya meminta kuota mahasiswa baru di Uncen agar sebanyak 1.500 mahasiswa baru berasal dari Orang Asli Papua (OAP).
Kemudian, para demonstran juga meminta agar pihak kampus segera mengadakan kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB).
Dari pantauan Tribun-Papua.com, Senin (18/7/2022), para mahasiswa ini terlihat sudah berkumpul di gerbang jalan utama kampus kebanggaan warga Papua pukul 08.00 WIT.
• Brigjen TNI JO Sembiring: Ini Alasan Danrem 172/PWY Kerjasama dengan Uncen
Aksi para mahasiswa itu langsung menyita perhatian masyarakat dan civitas akademika Uncen Jayapura, Provinsi Papua. Selain membentangkan spanduk yang berisi tuntutan para mahasiswa, demonstran juga menggelar orasi secara bergantian.
Diketahui, aksi ini dilaksanakan dibawah koordinator lapangan (Koorlap) Meno Damal. Apalagi beberapa hari sebelumnya, para mahasiswa juga menggelar unjuk rasa yang sama di lokasi tersebut.
"Kami kembali gelar aksi hari ini. Pada 13 Juli kemarin kami sudah palang kampus, tapi tuntutan belum dijawab. Oleh karena itu, kami demonstrasi lagi," kata Meno Damal mengawali orasinya di Uncen Waena.
• Pusdip Uncen Berharap 49 Mahasiswa Penerima Beasiswa YPMAK Sukses Pengembangan Kapasitas Diri
Lebih lanjut Meno Damal mengatakan, pihaknya kembali menggelar aksi dengan tuntutan bahwa penerimaan mahasiwa baru tidak sesuai kouta.
"Banyak adik-adik kita yang tidak lulus Jalur Mandiri Seleksi Bersama (JMSB) kemarin. Kami tuntut segera kroscek kembali penerimaan mahasiwa baru yang difokuskan untuk Orang Asli Papua," pintanya.
Berikut 4 poin tuntutan aksi demonstrasi di Uncen Waena:
1. Kami Meminta Kouta Mahasiwa Baru 1.500 OAP
2. Segera Mengadakan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Secara Offline
3. Rektor Uncen Segera Hentikan MoU bersama Korem 172/PWY
4. Segera mengadakan Almamater Universitas Cenderawasih. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papua/foto/bank/originals/mahasiswa-palang-kampus-uncen.jpg)