KKB Papua

Cerita Warga Sulsel Selamat dari Pembantaian KKB Nduga Papua: 'Saya Sembuyi di Bak Truk, Ditembaki'

Warga Selayar, Sulawesi Selatan itu mengungkap aksi biadab Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) membantai 11 warga sipil. Ia selamat usai sembunyi.

Tribun-Papua.com/Kompas.com
KKB PAPUA - Istri Bupati Nduga Ance Marjun Moomin meminta maaf secara langsung kepada keluarga korban, atas meninggalnya Mahmud Ismaun, korban kebrutalan kelompok kriminal bersenjata ( kkb) di Papua, Senin (18/7/2022). (KOMPAS.COM/ERNA DWI LIDIAWATI) 

Beruntung saat melarikan diri, Sudarmin bisa bertemu dengan sekelompok warga.

Dia lalu dibawa ke Puskesmas Kenyam, Kabupaten Nduga sebelum dievakuasi ke Timika.

Kini Sudarmin masih menjalani perawatan di RSUD Mimika.

Bupati Kutuk Aksi KKB

Penjabat Bupati Nduga Namia Gwijangge mengutuk perbuatan KKB membantai warga di wilayahnya.

"Saya tidak pernah berpikir bahwa kejadian ini akan terjadi pada warga saya, ini di luar dugaan kami dan kami tidak pernah mengharapkan ini terjadi lagi," ujar dia.

Dia merasa kecewa, insiden tersebut terjadi di saat dirinya tengah berupaya membangun Kabupaten Nduga.

"Saya juga baru dilantik 27 Mei 2022 lalu oleh Mendagri. Saya masih berusaha membangun Nduga menjadi lebih baik, termasuk pemulihan ekonomi masyarakatnya," kata Namia.

Dia menyampaikan dukacita mendalam pada para korban kekejaman KKB.

"Saya serta pemerintah Kabupaten Nduga turut berdukacita dan berterima kasih atas pengorbanannya yang telah membangun Nduga," ujar dia.

Baca juga: [UPDATE] Korban Pembantaian KKB Nduga Bertambah, Kini 11 Orang Tewas: Satu Lagi Jenazah Ditemukan

"Saya dan pemerintah mohon maaf karena bagaimana pun jiwa manusia tidak bisa digantikan dengan apa pun," lanjutnya.

Namia Gwijangge sempat menemui para korban selamat dan keluarganya.

Ada delapan korban tewas telah dipulangkan ke kampung halamannya masing-masing. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Kesaksian Sudarmin, Korban Selamat Pembantaian KKB di Nduga: Saya Tiarap di Bak Truk, Terdengar Rentetan Tembakan",

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved