Hukum & Kriminal

Dipanggil KPK Ricky Ham Pagawak Diduga Kabur ke PNG Karena, Ini Respon Partai Demokrat

Bupati Mamberamo Tengah (Mamteng) Ricky Ham Pagawak (RHP) resmi ditetapkan sebagai daftar pencarian orang (DPO) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi.

Editor: Roy Ratumakin
Istimewa
Bupati Mamberamo Tengah (Mamteng) Ricky Ham Pagawak (RHP) resmi ditetapkan sebagai daftar pencarian orang (DPO) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Penetapan DPO tersebut karena diduga, Ricky Ham Pagawak melarikan diri ke Papua Nugini (PNG). 

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA – Bupati Mamberamo Tengah (Mamteng) Ricky Ham Pagawak (RHP) resmi ditetapkan sebagai daftar pencarian orang (DPO) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Penetapan DPO tersebut karena diduga, Ricky Ham Pagawak melarikan diri ke Papua Nugini (PNG).

Ricky Ham Pagawak diduga terlibat kasus suap serta gratifikasi terkait pelaksanaan berbagai proyek di Pemerintah Kabupaten Mamberamo Tengah.

Baca juga: Profil Ricky Ham Pagawak, Bupati Mamberamo Tengah Buronan KPK: Kabur ke PNG dan Dapat Dukungan Massa

Menanggapi kaburnya Ricky Ham Pagawak yang merupakan kader partai Demokrat, petinggi parati berlambang mercy tersebut angkat suara.

Deputi Bappilu DPP Partai Demokrat Kamhar Lakumani, mengatakan RHP harus wajib menghadapi proses hokum yang tengah dihadapinya.

"Itu sesuai dengan etika dan fatsun politik sebagai kader Partai Demokrat. Dia harus kesatria," kata Kamhar Lakumani, kepada wartawan, Senin (18/7/2022).

 

 

Kamhar mengingatkan bahwa melarikan diri hanya menambah masalah.

"Karenanya kita harapkan beliau akan mengindahkan dan menghadiri panggilan KPK," ucapnya.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Papua
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved