KKB Papua

KKB Ganggu Evakuasi Jenazah Korban Pembantaian di Nduga, 3 Hari Kontak Senjata dengan Aparat

Direskrimum Polda Papua mengatakan proses evakuasi jenazah seorang korban pembantaian di Nduga sempat mendapatkan gangguan dari KKB.

Kompas.com/Dhias Suwandi
Direskrimum Polda Papua, Kombes Faizal Ramadhani - Direskrimum Polda Papua Kombes Faizal Ramadhani mengatakan proses evakuasi jenazah seorang korban pembantaian di Nduga sempat mendapatkan gangguan dari KKB. 

TRIBUN-PAPUA.COM - Direskrimum Polda Papua Kombes Faizal Ramadhani mengatakan proses evakuasi jenazah seorang korban pembantaian Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Kampung Nogolait, Distrik Kenyam, Kabupaten Nduga, Papua, sempat mendapatkan gangguan dari KKB.

Dilansir Kompas.com, proses evakuasi jenazah korban bernama Roy Manampiring (42) yang bekerja sebagai operator senso akhirnya berhasil dilakukan pada Rabu (19/7/2022) dini hari.

Korban pembantaian yang dilakukan KKB itu dievakuasi di tanjakan Adu Mama 2 pada Rabu pukul 02.00 WIT.

Baca juga: Polisi Beberkan Awal Mula Terungkapnya Keterlibatan Pecatan TNI dalam Serangan KKB di Nduga

EVAKUASI - Aparat gabungan mengevakuasi 10 jenazah korban penembakan oleh KKB di Kampung Nanggolait, Kabupaten Nduga, Papua, Sabtu (16/7/2022). Pemkab Nduga siap menanggung biaya pengiriman jenazah ke daerah asal.
EVAKUASI - Aparat gabungan mengevakuasi 10 jenazah korban penembakan oleh KKB di Kampung Nanggolait, Kabupaten Nduga, Papua, Sabtu (16/7/2022). Pemkab Nduga siap menanggung biaya pengiriman jenazah ke daerah asal. (Tribun-Papua.com/Marselinus Labu Lela)

Evakuasi dilakukan oleh Satgas Damai Cartenz dan TNI yang dipimpin oleh Kapolres Nduga AKBP Rio Alexander Paranewen.

Menurut Faizal, jenazah korban baru bisa dievakuasi pada Rabu dini hari karena personel Damai Cartenz dan TNI selalu terlibat kontak senjata dengan KKB di sekitar lokasi kejadian.

"Jadi tiga hari ini kita kontak senjata terus," kata Faizal.

Korban, sambung Faizal, sebelumnya sudah mengetahui ada kejadian pembantaian pada Sabtu (15/7/2022) pagi dan disarankan untuk pergi ke Batas Batu.

Namun korban memilih jalan ke Kenyam bersama warga setempat dan di perjalanan bertemu dengan KKB pimpinan Egianus Kogoya.

Baca juga: Tiarap di Bak Truk, Sudarmin Berhasil Selamat dari Serangan KKB: Saya Dengar Suara Rentetan Tembakan

“Dalam perjalanan, korban bersama masyarakat OAP bertemu dengan KKB sehingga beberapa masyarakat OAP tersebut langsung melarikan diri ke hutan dan berpisah dengan korban,” tutur Faizal.

Faizal menyebut, di tubuh Roy terdapat luka tembak dan bacokan.

Roy merupakan korban ke-11 yang tewas dibantai oleh KKB di Kampung Nogolait sejak Sabtu lalu.

Sebelumnya, KKB membantai sejumlah warga di Kampung Nogolait pada Sabtu pagi. 

Sebanyak 10 warga dilaporkan tewas, sementara dua lainnya luka-luka.

Baca juga: Tangis Istri Bupati Nduga Pecah saat Antarkan Korban KKB Papua ke Pemakaman di Sulawesi Tengah

Egianus Kogoya dan Pecatan TNI Jadi Otak Penyerangan

Prada Yotam Bugiangge, Prajurit di Papua yang Kabur dari Tugas dengan Membawa Senjata Api (Facebook)
Prada Yotam Bugiangge, Prajurit di Papua yang Kabur dari Tugas dengan Membawa Senjata Api (Facebook) (Tribun-Papua.com/Istimewa)
Halaman
12
Sumber: Kompas.com
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved