Tribun Militer

Sertu Bayu Tewas Dianiaya Perwira di Papua, Jenderal Andika Perkasa Bereaksi Keras: Periksa Ulang!

Kasus yang melibatkan perwira TNI tersebut membuat Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa bereaksi keras. Prajurit TNI asal Solo tewas dianiaya di Papua

Tribun-Papua.com/Aldi Bimantara
Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa dalam konferensi pers di Markas Kodam XVII/Cenderawasih, di Jayapura, Papua, Selasa (1/12/2021). 

TRIBUN-PAUA.COM, SORONG - Proses hukum atas kasus penganiayaan yang menyebabkan tewasnya Sertu Marctyan Bayu Pratama di Timika, Papua, terus berlanjut.

Kasus yang melibatkan perwira TNI tersebut membuat Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa bereaksi keras.

Jenderal Andika Perkasa memerintahkan penyidikan ulang kasus penganiayaan yang menewaskan anggota TNI asal Kota Solo tersebut.

Sertu Bayu diduga dianiaya oleh dua perwira berpangkat letnan satu (lettu) dan letnan dua (letda) ketika bertugas di Timika, Papua. Ia meninggal pada 8 November 2021.

Baca juga: Jenderal Andika Perkasa Murka, Ungkap Penyebab Tewasnya Sertu Bayu di Papua, Dianiaya 2 Perwira?

Berkas penyidikan kasus tersebut kini telah dilimpahkan ke Oditurat Militer (Otmil) II Jakarta.

Jendelar Andika mengeluarkan perintah tersebut usai menerima paparan dari Oditur Jenderal (Orjen) TNI Marsekal Muda Reki Irene Lumme dalam rapat internal.

“Otmil Jakarta sidik ulang, sehingga kalau perlu harus kembalikan (ke polisi militer), kembalikan. Semua pasal yang relevan masuk, ini tewas ini, dan bukti nyata penganiayaan,” tegas Andika, dikutip dari Youtube Jenderal Andika Perkasa, Jumat (22/7/2022).

Panglima TNI juga meminta supaya Otmil II Jakarta meneliti ulang berkas kasus penganiayaan ini.

Bahkan, ia memerintahkan semua pasal yang relevan pada kasus ini dapat diterapkan.

“Semua pasal yang relevan jangan sampai tidak ada,” kata Andika.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved