Info Mimika

Forum Honorer Kabupaten Mimika Minta Advokasi ke LBH Papua: Mereka Juga Digaji di Bawah UMK

Upah bulanan kurang lebih Rp 3 juta. Angka tersebut jelas di bawah upah minimun kabupaten (UMK) di Kabupaten Mimika yaitu Rp 4 juta

Penulis: Putri Nurjannah Kurita | Editor: M Choiruman
Tribun-Papua
ADVOKASI - Forum Honorer Kabupaten Mimika kembali membuat pengaduan ke Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Papua yang berkantor di Jalan Kamkey, Distrik Abepura, Kota Jayapura. 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Putri Nurjannah Kurita

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Forum Honorer di Kabupaten Mimika, Provinsi Papua kembali membuat pengaduan ke Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Papua di Kantor LBH Papua di Jalan Kamkey, Distrik Abepura, Kota Jayapura, Provinsi Papua.

Polemik Honorer Siluman Pemkab Mimika, Wabup: Pejabat yang Memanipulasi Data Bakal Diusut!

Direktur LBH Papua, Emmanuel Gobay mengatakan, sekitar 2.800 tenaga honorer di Kabupaten Mimika hanya 600 yang diangkat menjadi pegawai negeri sipil (PNS) atau Aparatur Sipil Negara (ASN).

"Dari 600 orang tersebut, dibagi dalam dua tahap yaitu 300 orang pada tahap pertama, dan 58 orang di ataranya menurut mereka datanya tidak memennuhi syarat sehingga perlu diverifikasi," katanya.

Menurut Emmanuel sejak 2020, Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB), menjanjikan akan mengangkat 20.000 tenaga honorer dilingkungan Kabupaten, Kota dan Provinsi Papua menjadi PNS.

Inilah Tuntutan Aliansi Honorer Mimika saat Datangi DPRD: Seleksi K2 Formasi 600 Ditinjau Ulang

Namun hingga 2022 janji itu belum direalisasikan oleh Pemerintah Pusat melalui Menpan RB. Secara khusus tenaga honorer yang bekerja aktif di Kabupaten Mimika berjumlah 2.800 orang.

Mayoritas mereka bekerja di setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dengan upah bulanan kurang lebih sebesar Rp 3 juta. Angka tersebut jelas di bawah upah minimun kabupaten (UMK) di Kabupaten Mimika yaitu Rp 4 juta.

Mereka selama bekerja, lanjut Ketua LBH Papua, banyak honorer yang bekerja di atas delapan jam kerja. Namun mereka tidak mendapatkan uang lembur.

Dianggap Cacat Aturan, Aliansi Honorer K2 Formasi 600 Datangi Kantor Bupati Mimika

Di tengah kondisi riil yang dialami 2.800 tenaga honorer di Kabupatem Mimika itu dalam rangka memenuhi janji pemerintah pusat melalui Menpan RB yang menjanjikan pengangkatan 20.000 orang.

"Kami mendampingi pada 2020 dari 12 ribu hononer yang di perjuangkan dapat respons dari Menpan RB akan mengangkat 2.000 hingga saat ini belum terealisasai," ujarnya kepada Tribun-Papua.com lewat gawainya, Minggu (24/7/2022). (*) 

Sumber: Tribun Papua
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved