Subsidi Minyak Goreng Papua

Masih Ingat Zulkifli Hasan? Hampir Sebulan Lengserkan Lutfi, Mana Janjinya soal Minyak Goreng?

Pasca dilantik Presiden Jokowi, hampir sebulan lengserkan Muhammad Lutfi, janjinya soal minyak goreng masih dipertanyakan.

Tribunnews/Jeprima
Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan. Pasca dilantik Presiden Jokowi, hampir sebulan lengserkan Muhammad Lutfi, janjinya soal minyak goreng masih dipertanyakan. 

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA – Terhitung hampir sebulan lengserkan Muhammad Lutfi dari kursi Menteri Perdagangan (Mendag), Zulkifli Hasan kembali diingatkan soal minyak goreng.

Pasca dilantik Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada pertengahan Juni lalu, eks Ketua MPR RI itu berjanji mengembalikan harga minyak goreng sebesar Rp 14 ribu per kemasan sederhana.

Bahkan, Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) itu juga menegaskan untuk berupaya menstabilkan harga kebutuhan pokok, khususnya minyak goreng curah dalam waktu dua minggu, dari target semula satu bulan.

Baca juga: Prabowo, Zulkifli Hasan, hingga Cak Imin Dilengserkan, Tokoh Indonesia Timur Ini Didukung Jadi RI1

Artinya, jika target tersebut benar-benar terealisasi, seharusnya penjualan minyak goreng kemasan sederhana sudah merata secara nasional setidaknya pada awal Juli 2022.

"Saudara-saudara, ini hari Kamis, seminggu saya. Saya janji target sebulan, tapi saya yakin dua minggu, harga minyak goreng curah Rp 14 ribu stabil, aman, di mana-mana, dua minggu gitu," bebernya kala itu.

Pria yang akrab disapa Zulhas ini berujar, pihaknya sudah mengundang pengusaha-pengusaha produsen minyak goreng terkait kebijakan minyak curah diubah menjadi minyak kemasan sederhana.

"Nanti masyarakat, ibu-ibu kalau belanja ke supermarket, ada minyak goreng yang harganya Rp 14 ribu, dengan merek MinyaKita yang dikeluarkan oleh Kementerian Perdagangan," jelas Zulhas, dilansir Kompas.com, Jumat 24 Juni 2022.

Baca juga: Dilengserkan dari Kemendag, Kini Muhammad Lutfi Diperiksa Kejagung: Tersangkut Mafia Minyak Goreng?

Harga minyak goreng kemasan sederhana ini jauh lebih murah dibandingkan minyak goreng kemasan yang banyak beredar saat ini yang dibanderol rata-rata seharga Rp 24 ribu per liter.

Zulhas bilang, meski dengan kemasan plastik sederhana, pemerintah menjamin kualitasnya sudah sangat baik sebagaimana merek minyak goreng kemasan lainnya.

"Harganya Rp 14 ribu, kemasannya bagus, bisa nanti secara bertahap ditemukan di supermarket-supermarket. Dan kalau minyak curah tidak bisa karena nanti kalau pecah repot," kata dia.

Pantauan di lapangan

Namun demikian, realisasi minyak goreng kemasan sederhana Rp 14 ribu per liter tampaknya masih jauh panggang dari api.

Padahal, kini sudah mulai mendekati pengujung bulan Juli 2022. 

Di Pasar Bunder, Sragen, Jawa Tengah contohnya.

Baca juga: Zulkifli Hasan Terancam Dilengserkan, Dianggap Salahgunakan Jabatan, PKS: Jokowi Segera Bertindak

Halaman
12
Sumber: Tribun Papua
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved