Papua Terkini

Pesan Asisten Pemerintah Papua, Doren Wakerkwa soal Korupsi: Bisa Mengancam Pembangunan

Tindakan pidana korupsi juga sangat jelas merugikan keuangan negara, sekaligus bisa mengakibatkan melambatnya pertumbuhan ekonomi

Tribun-Papua
BAHAYA KORUPSI - Asisten Bidang Pemerintahan, Setda Papua, Doren Wakerkwa saat memberikan keterangan terkait bahaya perilaku korupsi. Tak hanya menimbulkan kesenjangan dan kemiskinan daerah, sekaligus membahayakan pembangunan di Tanah Papua.  

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Hendrik Rewapatara

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Perilaku korupsi telah menjadi momok yang sangat membahayakan proses pembangunan di Tanah Papua. Bahkan tindak pidana tersebut, juga merusak masa depan.

Pesan serius itu disampaikam Asisten Bidang Pemerintahan, Setda Papua, Doren Wakerkwa, Senin (25/7/2022). 

Kejati Papua Temukan Indikasi Dugaan Korupsi di Kabupaten Boven Digoel Sebesar Rp 2,9 Miliar

"Bentuk tindak pidana ini juga sedikit banyak berdampak terhadap menurunnya tingkat kebahagian masyarakat di suatu negara," terangnya.

Selain itu, tindakan pidana korupsi juga sangat jelas merugikan keuangan negara, sekaligus bisa mengakibatkan melambatnya pertumbuhan ekonomi.

Termasuk menjadi penyebab menurunnya investasi dan meningkatkan kemiskinan maupun ketimpangan pendapatan.

Kejati Papua Resmi Tahan 2 Tersangka Baru Kasus Korupsi di Pegunungan Bintang

Untuk itu, lanjut Doren, pihaknya dalam beberapa kesempatan termasuk saat menghadiri pelatihan calon penyuluhan antikorupsi (Pelapor) Provinsi Papua, selalu mengingatkan semua pihak agar menghindari budaya korupsi

Sebab dampak korupsi, begitu membahayakan kestabilan suatu negara, sehingga perlu dilakukan pencegahan dari berbagai sektor, baik di pemerintahan, swasta, bahkan masyarakat umum. 

"Dalam rangka itu pula, KPK terus menyelenggarakan program pendidikan anti korupsi pada setiap jejaring pendidikan dan melakukan berbagai program sosialisasi dan kampanye antikorupsi ke berbagai kalangan," paparnya.

Korupsi Massal di DPRD Paniai, Polda Papua Tetapkan 2 Tersangka Baru: Kerugian Negara Rp59 Miliar

Upaya pencegahan dan pemberantasan korupsi, KPK tidak bisa bekerja sendirian. KPK mendorong upaya upaya pemberantasan dan pencegahan korupsi dengan melibatkan seluruh elemen bangsa sesuai dengan kedudukan dan kapasitasnya masing-masing. 

Doren berharap dengan adanya upaya pemberantasan dan pencegahan anti korupsi di semua wilayah Papua, dapat mendukung terwujudnya visi, misi Gubernur Papua yang mendorong terwujudnya pemantapan kualitas daya saing Sumber Daya Manusia. 

Polisi Tetapkan 14 Anggota DPRD Painai Jadi Tersangka Korupsi Dana APBD 2018, Kerugian Capai Rp 59 M

"Sehingga terciptanya penguatan tata kelola pemerintahan, penguatan dan percepatan perekonomian daerah dan pengembangan wilayah berbasis kultural, serta percepatan pembangunan daerah tertinggal, terbelakang dan terdepan yang menjadi tanggung jawab kita bersama," tandasnya. (*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved