Papua Terkini

Kasus DBD Terus Meningkat, Asmat Sangat Membutuhkan Fogging dan Abate

Kasus demam berdarah di Asmat bertambah menjadi 70 kasus per 21 Juli 2022. Bantuan bahan fogging dan abate atau obat pembunuh jentik sangat dibutuhkan

Istimewa
Presiden Joko Widodo berboncengan dengan Ibu Negara Iriana Joko Widodo menggunakan motor listrik menyapa warga Asmat saat kunjungan kerja di Kampung Kaye, Distrik Agats, Kabupaten Asmat, Papua, Kamis (12/4/2018). Kasus DBD di daerah ini meningkat. Statusnya sudah Kejadian Luar Biasa (KLB). 

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Kejadial Luar Biasa (KLB) Demam Berdarah masih menghantui warga Kabupaten Asmat, Papua.

Kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di daerah ini terus meningkat.

Kepala Seksi Surveilans dan Imunisasi pada Dinas Kesehatan Kabupaten Asmat, Darsono mengatakan, kasus DBD di Asmat bertambah menjadi 70 kasus per 21 Juli 2022.

Sebelumnya, per 13 Juli 2022, jumlah kasus DBD masih sebanyak 52 kasus.

Baca juga: KLB Demam Berdarah di Asmat Tercatat 67 Kasus, Dinkes Papua: Satu Meninggal Dunia

"Jumlah tersebut mengalami peningkatan sejak 13 Juli, yang mana tercatat sebanyak 52 kasus DBD," kata Darsono di Jayapura, melansir Kompas.com, Minggu (24/7/2022).

Pemerintah setempat sangat butuh bantuan bahan fogging dan abate atau obat pembunuh jentik.

Stok bahan "fogging" terbatas

Darsono mengatakan, stok bahan fogging di daerahnya tersisa 1 liter.

Pihaknya sudah mendapat bantuan bahan fogging dari Pemerintah Provinsi Papua.

Namun, bahan itu belum tiba di Asmat.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved