Pemekaran Papua

Masyarakat Adat Wate Hibahkan Lahan 75 hektare Untuk Kantor Gubernur Papua Tengah

Sambutan dan antusiasme masyarakat yang sangat luar biasa ini menjadi spirit bagi kami dari pusat untuk menggerakkan program pembangunan

Penulis: Stella Lauw | Editor: M Choiruman
ISTIMEWA
BERTEMU WARGA - Wamen Dalam Negeri, Jhon Wempi Wetipo bersama Forkopimda dan Perwakilan Pemprov Papua meninjau lahan seluas 75 hektare yang dihibahkan masyarakat Adat Wate untuk pembangunan Kantor Gubernur Papua Tengah. 

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Masyarakat Adat Wate menghibahkan lahan seluas 75 hektare untuk pembangunan Kantor Gubernur Papua Tengah. Artinya, pemekaran Daerah Otonomi Baru (DOB) mendapat dukungan masyarakat di Tanah Papua.

Hal itu disampaikan Wakil Menteri Dalam Negeri, John Wempi Wetipo saat meninjau lokasi pembangunan Kantor Gubernur Papua Tengah di Karadiri II, Distrik Wanggar. Menurutnya, hal itu menunjukkan dukungan dan antusias masyarakat yang sangat besar terhadap DOB Papua.

Profil Kabupaten Mimika yang Masuk dalam DOB Papua Tengah

"Dukungan dari masyarakat terhadap pemekaran Daerah Otonomi Baru (DOB) Papua sangat luar biasa, dan ini di luar dugaan. Kami tim dari Jakarta tidak memikirkan kesiapan seperti ini,” katanya.

Menurut John Wempi Wetipo, justru yang terjadi di luar dugaan. Termasuk rumah dinas bupati juga direlakan untuk digunakan kediaman Penjabat Gubernur nanti.

Lebih lanjut, mantan Bupati Jayawijaya, Provinsi Papua ini menilai kesiapan tersebut akan menjadi dasar yang kuat untuk menjalankan pelayanan publik khususnya untuk mempersiapkan Daerah Otonomi Baru (DOB) di wilayah Papua Tengah dapat berjalan dengan baik.

Ini Daftar Kabupaten yang Masuk DOB Provinsi Papua Tengah

"Saya jujur bersama tim yang datang ini sangat puas sekali, apalagi sambutan dan antusiasme masyarakat yang sangat luar biasa ini menjadi spirit bagi kami dari pusat untuk menggerakkan program pembangunan," katanya

Dengan kesiapan tersebut, pihaknya optimistis proses pembangunan dapat berjalan baik sebab, dengan adanya dukungan dari masyarakat merupakan suatu motivasi.

Sementara itu, Asisten I Bidang Pemerintahan Sekda Papua, Doren Wakerkwa mengaku Pemerintah Provinsi Papua mengapresiasi dan mendukung tiga Daerah Otonomi Baru (DOB) di Papua.

Mengenal Nabire yang Jadi Ibu Kota DOB Papua Tengah, Asal-usul Nama hingga Aspek Geografinya

"Oleh sebab itu, kita sama-sama datang ke Nabire untuk melihat perkembangan dan antusias masyarakat mendukung pemekaran," terangnya.

Lanjut Doren, setelah melihat langsung ternyata kemauan masyarakat sangat besar untuk menerima provinsi baru ini.

Ia mengapresiasi Wakil Menteri Dalam Negeri John Wempi Watipo yang telah melakukan penyerahan aset dan meninjau lokasi pembangunan kantor gubernur Papua Tengah.

Alasan Pemuda Puncak Jaya Menolak Gabung ke Provinsi Papua Tengah, Yoti Gire: Kami Dekat ke Wamena 

Perlu diketahui, setelah melakukan kunjungan di Nabire, akan dilanjutkan ke Jayawijaya dan Merauke.

"kita akan lanjutkan ke Jayawijaya dan Merauke mudah-mudahan tiga provinsi ini benara-benar aksebelitas untuk sama-sama membangun diri menuju kesejahteraan masyarakatnya terutama orang asli Papua," tutupnya. (*)

Sumber: Tribun Papua
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved